Evaluasi 100 Hari, Wawali Cirebon Akui Belum Maksimal
Kota Cirebon (89,2 CR) - Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati mengumpulkan OPD terkait evaluasi program 100 hari Cirebon tertib, hijau dan bersih. Hasilnya akan dilakukan kembali penataan pedagang kaki lima (PKL) dan menyiapkan sentra kuliner di Kota Cirebon.
Eti Herawati mengatakan, program 100 hari bukan menjadi dasar kesuksesan, namun sebagai titik awal program SEHATI berjalan dengan baik. Diakuinya masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi, oleh sebab itu dibutuhkan kerjasama antara masyarakat dan pemkot Cirebon agar mewujudkannya.
"Kalau 100 hari ini bukan sebagai dasar, tapi awal saja, intinya bagaimana program SEHATI bisa terwujud lima tahun kedepan," kata Eti usai rapat diruang kerjanya, Jumat (22/3/19).
Dirinya mengakui penertiban PKL yang masif bukan tanpa solusi. Pemkot Cirebon membutuhkan mereka untuk bisa menghidupi keluarga dan meningkatkan perekonomian. Selain itu Keberadaan PKL sangat penting bagi wisatawan yang datang ke Kota Cirebon, untuk itu akan dilakukan penataan yang lebih baik dan lebih nyaman.
"PKL ini vital sekali, kami ingin tata agar terlihat lebih rapih dan lebih nyaman. Nanti kami akan buat sentra kuliner, sedang disusun programnya," katanya.
Oleh sebab itu Eti berharap peran serta masyarakat untuk bisa membantu program pemkot Cirebon bisa terwujud. Tanpa masyarakat Kota Cirebon pembangunan dan kemajuan tidak bisa dinikmati. [Wlk]
Tidak ada komentar
Posting Komentar