ZIVILIA "AISHITERU 2"
Artis : Zivilia
Single : “Aishiteru 2”
Cipt. : Zulkifli (Zul) “Zivilia”
Label : Big Indie NAGASWARA
Release : Desember 2011
“Bila cinta tak
terbalas, janji hanya tinggal janji. Sakit hati yang kurasa. Sekian lama
kumenunggu, saat-saat bersamamu. Dan
kini aku kembali…Siksa menanggung rindu. Semua sia-sia. Aishiteru, bukti cinta
untukmu. Namun yang kuberi tak pernah kau hargai…”
Lirik-lirik
romantis dan nan mendayu inilah yang coba ditawarkan kembali Zivilia kepada para penggemarnya. Masih
membawa semangat “Aishiteru”, single
ini kemudian diberi judul “Aishiteru 2”
oleh penciptanya, Zulkifli atau Zul. Mudah ditebak, kisah dalam “Ashiteru 2” memang menjadi kelanjutan
dari “Aishiteru”. Jika pada “Aishiteru”, Zul menceritakan
perjuangan cinta dia selama di Jepang
yang berjauhan dengan sang kekasih, maka “Aishiteru
2” menjadi momen pertemuan dirinya dengan sang kekasih. Hanya saja, semua
cinta yang dipupuk, beban rindu yang ditanggung selama bertahun-tahun di negeri
orang itu, berubah sia-sia. Cinta Zul dan sang kekasih kandas di “Aishiteru 2”.
“Terus
terang, ini memang kisah pribadi saya. Saya pernah tinggal di Jepang 5 tahun, banyak ide-ide segar
yang bisa menginspirasi saya untuk menulis lagu. Satu di antaranya ‘Ashiteru 2’ ini,” kata Zul.
Meski
demikian, secara musikalitas, “Aishiteru”
berbeda dengan “Aishiteru 2”.
Semangat J-pop (Jepang-pop) yang coba diramu Zivilia
dengan karakter Melayu di “Ashiteru” misalnya, perlahan tidak
terasa lagi dalam “Ashiteru 2”. Di
single terbarunya ini, Zivilia justru
meloncat ke warna Melayu-Sumatera
Barat yang sangat-sangat kentalnya. Ini boleh jadi sesuai dengan
harapan Zul sejak pertama kali
memperkenalkan “Aishiteru” di awal
tahun 2010, bahwasannya Zivilia akan
terus berkembang secara musikalitas.
“Kita
tidak ingin terikat pada warna J-pop semata. Ke depan, Zivilia harus terus berkembang. Mungkin saja nantinya lagu Zivilia ada sentuhan musik Timur Tengah, dan sebagainya,” terang Zul.
Sayang,
single ini tidak sempat diikutsertakan dalam album perdana Zivilia yang juga diberi tajuk “Aishiteru”.
Pada album tersebut, Zivilia
menawarkan 12 lagu antara lain; “Kokoro No
Tomo”, “Setia”, “Aishiteru”, “Harga Diri”, “Sesal”, “Cinta Buta”, “Karena
Cinta”, “Cerita Malam”, “GR (Just Friend)”, “Yang Tak Terlupakan”, “Ai No
Akashi”, dan “Pintu Taubat”. “Kokoro No Tomo” adalah recycle lagu lawas berbahasa Jepang milik Mayumi Itsuwa. Zivilia melengkapi lagu ini dengan dua lirik, yakni
dalam bahasa Jepang dan Indonesia. Semantara single “Pintu Taubat” menjadi lagu religi
pertama yang ditelurkan band asal Kendari,
Sulawesi Tenggara ini. Maka jelaslah
jika “Aishiteru 2” memang sengaja
dipasang sebagai pintu bagi Zivilia memasuki
album kedua mereka.
“Saya
dan teman-teman di Zivilia hanya
punya semangat untuk terus berkreasi dan menghasilkan karya-karya yang baik
bagi kemajuan industri musik Tanah Air,”
jelas Zul.








Tidak ada komentar
Posting Komentar