Header Ads


Gebang Butuh Terminal

GEBANG, (89,2-CR).- Jalan sempit dan padatnya aktifitas di pasar Gebang Cirebon serta banyaknya kendaraan angkutan umum yang parkir di ruas jalan raya depan pasar membuat suasana tambah semrawut di Gebang. Meski sudah dibangun fly over namun belum dapat menuntaskan angka kemacetan yang terjadi di Gebang tiap hari.
Menurut pantauan CNC, Kamis (23/2) banyak kendaraan umum yang berhenti di sembarang tempat tanpa memikirkan kendaraan lain yang lewat, sementara para pedagang masih banyak yang menggunakan bahu jalan untuk tempat jualannya, terlebih lagi saat dipagi hari.
Herman (26 tahun) warga Desa Dompyong Kecamatan Gebang yang selalu melawati pasar Gebang saat berangkat aktifitas mengeluhkan kondisi demikian. “Di sini seharusnya dibangun sebuah terminal Elp, biar mobil-mobil Elp yang menunggu penumpang tidak mengganggu pengguna jalan yang lain. Saat berpapasan saja sangat susah apalagi kendaraan umum tersebut berhenti di ruas jalan,” ungkapkan. “Kasihan kepada yang akan melakukan aktifitas dan sedang dikejar waktu. Apalagi saat hari pasaran yang semua pedagang hampir berjualan di pinggir jalan, kemacetan kadang bisa mencapai satu kilometer,” keluhnya
Menurut Herman aparat keamanan pun tidak ada yang terlihat di sekitar pasar, justru yang ada adalah para preman pasar yang mengatur kendaraan-kendaraan tersebut. “Resikonya warga yang menjadi korban, karena mereka lebih mengutamakan mobil-mobil yang mereka parker. Kami berharap kepada pihak kepolisian agar bisa mengamankan para preman yang mengatur kendaraan-kendaraan yang ada di Gebang ini, agar kami pengguna jalan yang lain tidak merasa dirugikan oleh prilaku preman-preman tersebut,” pintanya. (Nawawi/JOB-CR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.