Kondisi Pasar Seni di Taman Gua Sunyaragi Memprihatinkan
KESAMBI, (89.2 CR).-
Keberadaan pasar seni yang ada di komplek Taman Gua Sunyaragi Kota
Cirebon kondisinya sangat memprihatinkan. Pasar yang baru berdiri 3
tahun tersebut dibuat untuk mewadahi hasil karya seniman Cirebon. Namun
ternyata yang masih bertahan mengisi pasar seni hanya 3 sanggar saja.
Menurut salah satu
seniman yang masih bertahan di Pasar Seni Gua Sunyaragi tersebut, Iyan
kepada CNC, Selasa (28/2) mengatakan, pihaknya mengaku selama ini sudah
berusaha mengajukan ke anggota dewan serta melalui Dinas Pemuda Olah
Raga Budaya Pariwista kota Cirebon akan tetapi hasilnya tidak ada
tanggapi serius.
“Kalau disebut
Cirebon sebagai kota Seni seperti Yogyakarta dan Bali itu sangatlah
jauh. Bagaimana mau berkembang, kalau tidak ada perhatian serius dari
DPRD dan Pemerintah kota Cirebon,” ungkapnya. “Tidak seperti di
Yogyakarta atau di Bali di sana perhatian pemerintahnya sangat luar
biasa dan sektor wisata dan pariwisata serta para senimannya
diperhatian,” lanjutnya.
Iyan mengakui pemkot
memberikan dana stimulant bagi sanggar sebesar Rp5 juta, itu pun hanya 2
tahun sekali. Sementara untuk kebutuhan sanggar menurut Iyan sangatlah
banyak dan dana tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan para seniman.
Pihaknya berharap
agar Pemerintah kota Cirebon ke depan dapat memberikan perhatian kepada
seniman agar kondisi para seniman dapat berkarya lebih baik lagi. (Walik/CNC-CR)









Tidak ada komentar
Posting Komentar