Header Ads


Wabup Prihatin Kesenian Cirebon Ditinggalkan Anak Muda

SUMBER, (89.2-CR).- Seiring dengan perkembangan zaman, banyak budaya lokal yang ditinggalkan oleh para generasi muda, padahal melestarikan budaya dan kesenian Cirebon merupakan tanggung jawab semua pihak.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Cirebon, H. Ason Sukasa saat membuka pentas kesenian tradisional “Magatra Seni Cerbon” dalam rangka memperingati hari jadi ke 530 Kabupaten Cirebon di Jalan Dewi Sartika depan Kantor UPT Pendidikan Kecamatan Sumber, Minggu kemarin.

Menurut Ason mengatakan, dengan diadakannya pentas kesenian Cirebon ini diharapkan masyarakat lebih mengenal budaya dan kesenian Cirebon. “Ari dudu kit- kitaan sapa maning (kalau bukan kita siapa lagi)?” ujarnya dengan bahasa cerbonan.

“Anak muda sekarang lebih memilih kesenian dari luar negeri, ning dalan- dalan akeh pemuda rambute diwarna-warni, klambie kummel (di jalan anak muda rambutnya dicat warna-warni, bajunya kotor : red), Apakah ini yang diajarkan sesepuh kita?” Tanya Ason sambil mengurut dada.

Dalam acara pentas seni “Magatra Seni Cerbon” akan menampilkan 12 kesenian tradisional Cirebon diantaranya, Berokan, Rudat, dan Sampyong.

“Acara ini sangat menarik, apalagi kesenian tradional sudah jarang sekali pentaskan. Seperti halnya kesenian Berokan. Dulu kesenian ini sering keliling kampung, namun sekarang sudah tidak pernah dijumpai lagi. Mudah-mudahan pemda terus dapat mementaskan dalam acara-acara lainnya,” ujar Selamet warga Watubelah yang tengah menyaksikan pentas tersebut. (Us/CR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.