Pengamanan Kelahiran Isa Almasih dikota Cirebon
![]() |
| Pengamanan Gereja di Cirebon |
OTA CIREBON (89,2 CR) - Polres Cirebon Kota melakukan pengamanan terhadap sembilan gereja besar yang ada di Kota Cirebon, Itu dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan peringatan Kelahiran Isa Almasih yang jatuh pada hari ini , Kamis (17/5).
pengamanan terhadap gereja dilakukan pukul 07,00 hingga 22.00. wib , keamanan pada hari H, 376 personel gabungan dari Polres Cirebon Kota dan Brimob Datasemen C Polda Jabar sudah disiapkan. Mereka akan disebar di 26 gereja yang ada di Kota Cirebon, guna mengamankan jalannya kebaktian.
Kepala Bagian Operasional Polres Cirebon Kota, Komisaris Wawan mengatakan, personel pengamanan gereja secara rinci terdiri dari Polres Cirebon Kota sebanyak 261 personel, Brimob Datasemen C Polda Jabar sebanyak 115 personel dan 1 unit jibom.
"Tiap gereja jumlah personel beda-beda tergantung tingkat kerawanan dan besar kecilnya geraja itu. Gereja kecil lima personel, untuk gereja besar antara 20-30 personel," kata Komisaris Wawan di Mapolres Cirebon Kota, kamis (17/5) pagi.
Dia mengatakan tingkat kerawanan yang dimaksud adalah rawan sabotase, terorisme dan pencurian barang berharga milik jemaat. Di Kota Cirebon, kata dia, ada sembilan gereja yang dianggap rawan.
Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, ujarnya, polisi melakukan koordinasi dengan pihak pengelola seluruh gereja. "Kami sudah melakukan pertemuan dengan para pengelola gereja," ujarnya (Jums-CR).
pengamanan terhadap gereja dilakukan pukul 07,00 hingga 22.00. wib , keamanan pada hari H, 376 personel gabungan dari Polres Cirebon Kota dan Brimob Datasemen C Polda Jabar sudah disiapkan. Mereka akan disebar di 26 gereja yang ada di Kota Cirebon, guna mengamankan jalannya kebaktian.
Kepala Bagian Operasional Polres Cirebon Kota, Komisaris Wawan mengatakan, personel pengamanan gereja secara rinci terdiri dari Polres Cirebon Kota sebanyak 261 personel, Brimob Datasemen C Polda Jabar sebanyak 115 personel dan 1 unit jibom.
"Tiap gereja jumlah personel beda-beda tergantung tingkat kerawanan dan besar kecilnya geraja itu. Gereja kecil lima personel, untuk gereja besar antara 20-30 personel," kata Komisaris Wawan di Mapolres Cirebon Kota, kamis (17/5) pagi.
Dia mengatakan tingkat kerawanan yang dimaksud adalah rawan sabotase, terorisme dan pencurian barang berharga milik jemaat. Di Kota Cirebon, kata dia, ada sembilan gereja yang dianggap rawan.
Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, ujarnya, polisi melakukan koordinasi dengan pihak pengelola seluruh gereja. "Kami sudah melakukan pertemuan dengan para pengelola gereja," ujarnya (Jums-CR).









Tidak ada komentar
Posting Komentar