Pengunduran Riry Silalahi dari SHE
PENGUNDURAN RIRY SILALAHI
SEBAGAI GITARIS SHE
Jakarta, 7 Mei 2012
Bertempat di kantor Sony
Music, grup band SHE mengumumkan
secara resmi pengunduran diri dari salah satu anggotanya, yaitu Roxanna Rufolda Silalahi. Riry, demikian panggilan akrabnya, yang
sebelumnya memegang posisi gitar akustik, tidak lagi menjadi anggota SHE
sejak tanggal 1 Mei 2012. Riry
yang sudah bergabung dengan SHE sejak bulan September 2000 ini mengambil
keputusan untuk keluar dari band yang telah membesarkan namanya ini atas dasar
berbagai pertimbangan.
“Seiring dengan
bertambahnya usia, saya menyadari masih banyak hal-hal yang menjadi keinginan
saya yang belum sepenuhnya tercapai. Saya ingin mencoba hal baru, menikmati
tantangan baru, dan banyak lagi. Dan hal itu membutuhkan komitmen. Makanya saya
mengambil keputusan besar untuk keluar dari SHE,” demikian menurut pengakuan
Riry.
Keputusan
Riry untuk mengundurkan diri ini mendapat dukungan penuh dari anggota SHE
lainnya karena SHE tidak akan menghalangi keinginan dan cita-cita anggotanya
untuk maju. Tidak ada perseteruan yang melatarbelakangi keputusan ini. SHE
berharap agar Riry bisa sukses dengan kehidupan barunya. Demikian juga Riry
berharap SHE bisa makin maju di industri musik Indonesia. Walau Riry tidak lagi
akan tampil bersama SHE di atas panggung, namun ia akan terus mendukung SHE di
belakang layar.
Selama
bergabung dengan SHE, Riry telah menyumbangkan beberapa lagu untuk album SHE,
yaitu Selingkuh Sekali Saja yang
digarap bersama Yayo, Abrakadabra yang sempat menjadi jingle
dari Sharp Alexander Slim, Cinta Bukan Sahabatku, Please Tinggalkan Aku, dan Ku Ingin Sendiri. Riry masih sempat juga menyumbangkan lagunya
berjudul Gadgets yang baru saja
direkam oleh SHE akhir April lalu dan
akan mengisi album SHE berikutnya.
Dan
kini formasi SHE tinggal berenam yaitu Melly (vocal), Achi (violin), Adisty
(drums), Arnie (bass), Qoqo (electric guitar),
dan Yayo (keyboard).
“Kami
tentu saja kehilangan. Kami baru saja merayakan ultah yang ke-12. Suka duka
sudah kami jalani bersama dengan Riry. Dia adalah bagian dari keluarga kami. Keberadaan dia tidak akan
tergantikan,” jelas Melly sang vokalis.
Yayo –
keyboardist menambahkan, “Apapun yang terjadi SHE akan terus berjalan meskipun
tanpa Riry. Kami tidak akan mencari gitaris pengganti. Dan secara teknis,
posisi Riry masih dapat diisi oleh Qoqo yang memegang gitar elektrik,”
jelasnya. “Sukses selalu untuk Riry dimanapun berada,” kata Yayo lagi yang
diamini oleh personil SHE yang lain.
Sebuah catatan singkat tentang perjalanan SHE
Terbentuk pada 26 Februari 2000, SHE
merupakan kumpulan dari 7 perempuan dengan latar belakang musik yang
berbeda-beda, namun2 mempunyai keinginan untuk mengemas perbedaan
tersebut dalam suatu harmonisasi yang indah. Kalimat tadi juga merupakan
terjemahan bebas dari kepanjangan 3 huruf yang mewakili nama grup band asal Bandung ini: Sound and Harmony Eclectic.
Disaat formasi girlband belum menjamur seperti saat ini, SHE lebih dulu
eksis dengan segala talenta yaitu: menyanyi, memainkan instrument musik,
mencipta lagu dan mengaransemen. Hingga kini mereka telah merilis tiga album
dan melejitkan banyak hit single, diantaranya adalah Slow Down Baby, Selingkuh Sekali Saja, Jomblowati, Tiada Lagi, Apalah
Arti Cinta, Bukan Untuk Sembarang Hati, Sholat, dan Katakan. Dan baru – baru ini mereka juga terlibat dalam proyek
Ambilkan Bulan, sebuah album yang mengangkat kembali karya-karya terbaik
Almarhum A.T. Mahmud sebagai bagian dari kampanye untuk #PeduliLaguAnak. SHE mengaransemen ulang lagu Paman Datang, dimana tercipta lagu ala pop country dengan nuansa
yang riang.
Selain sibuk road show untuk lagu Paman Datang, SHE juga sedang
mempersiapkan materi untuk album berikutnya.
SHE – DISKOGRAFI
-
Single “Paman
Datang” – dari album Ambilkan Bulan (April 2012)
-
Single
“Katakan” ( Desember 2011)
-
Single lagu
religi “Sholat” (Agustus 2011)
-
Single “Takkan
Ada Lagi Patah Hari” – dari OST. Aku Dan Dia (November 2010)
-
Album “Tak
Sekedar Kembali “ (2009)
-
Album “Tersenyum
Lagi” (2007)
-
Album “Tentang
Aku, Kamu, dan Dia” (2005)
((dk-cr)









Tidak ada komentar
Posting Komentar