Penertiban PKL di wilayah Kota Cirebon belum dilaksanakan
KOTA CIREBON (89,2 CR) - Persoalan pedagang kaki Lima ( PKL ) dikota Cirebon hingga kini masih menjadi PR bagi Pemerintah Kota Cirebon.
Pantauan Cirebon radio di Kota Cirebon hingga saat ini masih dipenuhi PKL yang masih berdiri membuat lapak usahanya di bebrapa ruas jalan yang ada dikota Cirebon , sehingga menjadi pemandangan yang tidak enak dipandang , contohnya di ruas jalan sukalila Utara dan jalan Parujakan masih terlihat PKL belum juga ditertibkan oleh pemerintah kota Cirbon dan kondisi ini sudah tahunan.
Salah seorang PKL yang berada di Jalan Parujakan kota Cirebon Sukarta yang menjual lukisan kaca Cirebon mengatakan bahwa sudah tahunan dirinya membuka usahanya di Jalan sukalila dan berpindah di jalan Parujakan ini, hingga saat ini dari pemerintah kota belum melakukan peneguran terhadapnya , sebenarnya dirinya tidak menginginkan untuk membuka usaha di sini akan tetapi tidak ada tempat yang cocok untuk usahanya jadi terpaksa dirinya membuka usahanya disini.
Sukarta berharap kepada pemerintah kota khususnya agar membuat tempat khusus yang diperuntukkan untuk PKL hingga dirinya dalam menjalankan usahanya tidak ada kekhawatiran serta juga melakukan reabilitasi agar tidak terlihat kumuh.(Jums-CR)
Pantauan Cirebon radio di Kota Cirebon hingga saat ini masih dipenuhi PKL yang masih berdiri membuat lapak usahanya di bebrapa ruas jalan yang ada dikota Cirebon , sehingga menjadi pemandangan yang tidak enak dipandang , contohnya di ruas jalan sukalila Utara dan jalan Parujakan masih terlihat PKL belum juga ditertibkan oleh pemerintah kota Cirbon dan kondisi ini sudah tahunan.
Salah seorang PKL yang berada di Jalan Parujakan kota Cirebon Sukarta yang menjual lukisan kaca Cirebon mengatakan bahwa sudah tahunan dirinya membuka usahanya di Jalan sukalila dan berpindah di jalan Parujakan ini, hingga saat ini dari pemerintah kota belum melakukan peneguran terhadapnya , sebenarnya dirinya tidak menginginkan untuk membuka usaha di sini akan tetapi tidak ada tempat yang cocok untuk usahanya jadi terpaksa dirinya membuka usahanya disini.
Sukarta berharap kepada pemerintah kota khususnya agar membuat tempat khusus yang diperuntukkan untuk PKL hingga dirinya dalam menjalankan usahanya tidak ada kekhawatiran serta juga melakukan reabilitasi agar tidak terlihat kumuh.(Jums-CR)









Tidak ada komentar
Posting Komentar