Memilih Helm Sepedah Yang Baik Dan Benar
Mengabaikan fungsi penting helm kala bersepeda tidak hanya dilakukan oleh cyclist yang tidak mengenakannya saat menjalani aktivitas gowes, namun ketika cyclist mengenakannya tetapi tidak mengikuti kaidah pengenaan helm sepeda yang benar, tetap akan membawa resiko yang tidak main-main.
Nah, gimana sih caranya memilih Helm Sepeda Berkualitas yang baik saat membeli? Apa saja yang perlu diperhatikan biar nggak salah. Nggak lucu kan, helm yang sudah dibeli ternyata nggak enak dan nyaman saat dikenakan. Inilah tipsnya…
- Pastikan helm Anda memiliki sertifikat CE/Snell/CPSC (Consumer Product Safety Commision). Jika tidak ada label standar keamanan, jangan gunakan helm tersebut.
- Helm harus pas saat dikenakan. Saat membeli helm sebaiknya dicoba terlebih dahulu dan disesuaikan ukurannya, lantas dikaitkan dengan baik. Pastikan helm terasa nyaman dan pas saat digunakan. Untuk mencobanya bisa dengan menggelengkan kepala ke kiri dan ke kanan, bila posisinya berubah, berarti helm itu terlalu longgar. Terus jangan jadikan model dan warna helm yang fancy menjadi prioritas, karena belum tentu aman untuk kita gunakan.
- kencangkan ikat helm pada bagian belakang kepala. Helm yang sempit akan terasa sakit setelah beberapa menit dipakai.
- Ketiga, perhatikan spons atau busa pengganjal. Karena sering digunakan dan mendapatkan tekanan, dalam kurun waktu tertentu spons akan menjadi kempis, yang dapat menyebabkan helm menjadi longgar.
- Disarankan untuk memilih helem sepeda yang memiliki lubang ventlasi yang banyak agar tidak gerah saat memakainya. Dengan lubang ventilasi yang banyak, aliran udara akan lebih baik. Rasanya lebih ‘semeriwing’.
- Terakhir, perhatikan masa kadaluarsa helm. Selalu perhatikan kondisi helm, karena helm juga ada masa kadaluarsanya.
- Budayakan penggunaan helm sepeda untuk safety riding, dan berikan contoh tersebut pada putra-putri Anda.(dikutip:bikemania.me)








Tidak ada komentar
Posting Komentar