Penggunaan Lensa Kontak Warna Picu Infeksi Mata
Setiap hari, lebih dari satu pengguna lensa kontak di Singapura menderita infeksi kornea. Kebanyakan kasus terbilang ringan, beberapa terlalu parah hingga membutuhkan transplantasi.Lensa kontak berwarna menjadi perhatian dalam hal ini. Mengingat lensa berwarna lebih berfungsi sebagai produk kecantikan daripada medis, kontrol atau pertimbangan terhadap kualitas masih sangat rendah. Belum lagi, kini banyak anak muda yang senang berganti-ganti lensa kontak.
Prof Tan, dokter mata Singapore National Eye Centre (SNEC), mengatakan ia sering mendengar hal mengerikan, seperti kasus pewarna lensa yang bocor ke mata. Hal ini didapat pada lensa berkualitas rendah yang dengan mudah dapat dibeli di internet.
Seperti dilansir dari Asiaone, Selasa (6/1/2015), pada 2013, tercatat ada 92 kasus infeksi akibat lensa berwarna, dari 362 kasus terkait penggunaan lensa kontak. Jumlah kasus ini berkisar 68 persen dari total 531 kasus infeksi kornea.
Selain penggunaan lensa kontak murah, perawatan dan penanganan lensa kontak yang buruk juga memicu banyak kasus infeksi di Singapura. Salah satu yang paling sering adalah penggunaan lensa kontak di luar batas waktu, yang menyebabkan mata kurang mendapat oksigen.
Kondisi tersebut bukannya membantu penglihatan mereka, namun justru memperburuk kondisi gangguan refraksi mata hingga 40 persen. Beberapa kasus lainnya, pemakaian yang tidak benar sering menyebabkan luka permanen, yang hanya bisa dikoreksi dengan transplantasi.(dikutip:lifestyle.okezone)
Prof Tan, dokter mata Singapore National Eye Centre (SNEC), mengatakan ia sering mendengar hal mengerikan, seperti kasus pewarna lensa yang bocor ke mata. Hal ini didapat pada lensa berkualitas rendah yang dengan mudah dapat dibeli di internet.
Seperti dilansir dari Asiaone, Selasa (6/1/2015), pada 2013, tercatat ada 92 kasus infeksi akibat lensa berwarna, dari 362 kasus terkait penggunaan lensa kontak. Jumlah kasus ini berkisar 68 persen dari total 531 kasus infeksi kornea.
Selain penggunaan lensa kontak murah, perawatan dan penanganan lensa kontak yang buruk juga memicu banyak kasus infeksi di Singapura. Salah satu yang paling sering adalah penggunaan lensa kontak di luar batas waktu, yang menyebabkan mata kurang mendapat oksigen.
Kondisi tersebut bukannya membantu penglihatan mereka, namun justru memperburuk kondisi gangguan refraksi mata hingga 40 persen. Beberapa kasus lainnya, pemakaian yang tidak benar sering menyebabkan luka permanen, yang hanya bisa dikoreksi dengan transplantasi.(dikutip:lifestyle.okezone)









Tidak ada komentar
Posting Komentar