Armand Maulana
Armand Maulana, adalah salah satu nama besar dari sedikit banyak
musisi Indonesia yang mampu bertahan sekian lama berada di puncak popularitas.
Menjaga nama baik dan eksistensi di dunia musik seorang Armand Maulana, dilaluinya
dengan 26 tahun berkarya di dunia musik Indonesia dan dikenal selama 22 tahun
sebagai vokalis band ternama, GIGI.
Kecintaan Armand
Maulana pada musik dan talenta yang dimilikinya, membawa Armand pada karier profesionalnya
sebagai vokalis yang dimulainya pada saat bergabung dengan Next Band tahun 1990. Kemudian Armand bergabung dengan kelompok
vokal yang cukup ternama Trio Libels pada
tahun 1991. Armand pun pernah merintis karirnya sebagai solois di tahun 1992
dengan meluncurkan sebuah album perdana bertajuk ‘Kau Tetap Milikku’. Di tahun
1994, merupakan tahun bersejarah bagi karir Armand selanjutnya. Bersama band
GIGI, Armand berhasil melenggang ke puncak tangga popularitas dengan mencetak
belasan album dan puluhan lagu hits.
Di atas panggung,
Armand dikenal sebagai sosok penyanyi yang memang lekat dengan gaya rockstar dengan kemampuan vokal yang
luar biasa, unik secara warna suara dan atraksi panggung. Armand seolah memberi
denyut disetiap penampilan GIGI. Aksi panggung yang aktraktif yang hampir tidak
pernah mempengaruhi kestabilan vokal Armand dalam bernyanyi, membuatnya menjadi
salah satu penyanyi yang paling banyak diidolai oleh pencinta musik Indonesia.
Pencapaian Armand tak
berhenti sampai disitu. Setelah sukses sebagai vokalis dan sempat menjadi
produser untuk album sang istri Dewi Gita, Armand tidak ingin membatasi dirinya
dalam berkarya untuk musik Indonesia. Kini di tahun 2016, Armand kembali
memulai proyek solo-nya dengan merilis single pertamanya yang berjudul “Hanya Engkau Yang Bisa”.
Bagi
Armand Maulana, project solo-nya ini adalah sebuah proyek yang berbeda dari
GIGI dan sama sekali tak akan mengganggu kegiatannya bersama GIGI. Dukungan dan
support pun telah diperolehnya dari
personil GIGI lainnya. “Proyek solo ini sebenarnya men-service kegelisahan saya yang tak tertuangkan di GIGI. Selama 20
tahun lebih bersama GIGI, saya perlu refreshing
untuk diri saya sendiri supaya saya lebih ‘baru’ lagi dalam berkarya di
musik”, jelas Armand.
Lagu ‘Hanya Engkau
Yang Bisa” yang diciptakan baik secara musik dan lirik oleh Lale (Gitaris Maliq
‘n The Essential), Ilman (Keyboardis Maliq ‘n The Essential) dan Nino (Vokalis
RAN) ini, bercerita tentang sebuah keindahan cinta. “Lagu ini liriknya tentang
cinta yang indah, si cowok/cewek menyatakan kepada pasangannya kalo loe itu soulmate gue sampai kapanpun. Gue bisa
kuat, dalam keadaan lemah gue bisa berdiri kembali itu karena loe”, ungkap
Armand tentang lagu terbarunya tersebut.
“Lagu
ini idenya berawal dari Kang Armand, buat musiknya dia pengen agak nuansa 80/90’s
gitu. Dia menyebutkan beberapa referensi yang akhirnya kita tahu seperti apa
yang diinginkan Kang Armand. Untuk tema
lirik, awalnya kita agak kesulitan mengangkat itu. Karena topiknya bisa
dibilang agak sedikit gak related dengan
usia-usia kita. Sempet diskusi dengan Kang Armand, liriknya jangan menye-menye, kayak untuk menggambarkan
‘aku jatuh cinta’ harus bisa di-matching-in
dengan figur dan usia Kang Armand juga. Untuk musik, yang mau ditonjolkan lebih
ke pada musik 80/90’s sih. Kang Armand pesen banget itu, kalo bisa jangan
sampai ada distorsi biar berbeda dengan lagu-lagu yang sering dibawakan oleh
Kang Armand sebelumnya”, ujar Nino mewakili Lale dan Ilman.
Armand
memang memiliki keinginan sejak lama untuk bisa bekerjasama dengan
musisi-musisi muda berbakat Indonesia di proyek solo-nya ini. “Buat saya,
musisi itu ga ada junior atau senior, yang ada dia duluan aja keluar di kancah
musik Indonesia. Makanya buat saya bekerjasama baik dengan musisi yang lebih
tua dari saya maupun yang lebih muda, semuanya adalah ilmu. Tapi buat saya
sekarang saya pengen bekerjasama dengan musisi yang muda-muda karena memang
saya pengen refresh dari segala
sudut”, tutur Armand.
Selama
proses rekaman pun Armand mengakui tidak menemui kesulitan, karena dirinya
bersama label rekaman Trinity Optima Production sudah mempersiapkan segala
sesuatunya untuk proyek solo ini. “Saat masuk ke project ini, saya udah menyiapkan mental dan segala macamnya. Saya
itu udah pengen banget diatur, pengen di produce
oleh musisi-musisi muda. Karena saya pengen kaya warna, mental saya udah siap
kearah situ. Contohnya ada tehnik vokal yang saya jarang gunakan, itu baru dan
jadi ilmu buat saya. Dan akhirnya jadi fresh
buat saya sendiri. Ga tau ya buat orang lain, yang penting saya merasakan fresh dulu”, tambah Armand.
Demikian
pula dengan harapannya, agar karya terbarunya ini dapat didengar dan dinikmati
seluruh masyarakat Indonesia. “Bisa didengarkan semua orang, itu harapan saya. Paling
tidak, apa yang saya inginkan, bisa me-refresh
diri saya, dapat masukan baru dan ilmu baru. Dan satu lagi, mudah-mudahan bisa memberikan
warna baru lagi buat musik Indonesia”, ucapnya.









Tidak ada komentar
Posting Komentar