Header Ads


Pengusaha Dan Supir Demo Minta Batu Bara Tidak Ditutup

Kota Cirebon (89,2 CR) - Ratusan massa dari Asosisasi Pengusaha Batubara Cirebon (APBC), yang terdiri dari pengusaha, karyawan hingga sopir truk menggelar unjuk rasa menuntut adanya solusi soal polemik bongkar muat batubara Di pintu masuk Pos III Pelabuhan Muara Jati Kota Cirebon,

Ketua Asosisasi Pengusaha Batubara Cirebon (APBC), Achmad Berliana Zulkifli dalam orasinya meminta kepada Pelindo, untuk segera melengkapi berkas yang diminta Kementeri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengenai revisi amdal, agar aktifitas usaha bongkat muat kembali berjalan, pasalnya tinggal menghitung hari bongkar muat akan segera ditutup. 

" Pelindo harus segera melengkapi berkas yang di inginkan oleh KLHK mengenai amdal lingkungan agar kami bisa kembali beraktifitas " orasinya siang tadi, kamis (24/3/2016). 

Sementara itu, Humas PT Pelindo II Cabang Cirebon, Yossianus Marciano menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengupayakan semua berkas yang diminta pemerintah. Namun, pihaknya minta diberikan solusi mengenai aktivitas batubara langsung dari pemerintah, bukan melalui surat yang diserahkan melalui KSOP Cirebon.

“Kami terus patuh dengan aturan pemerintah, tolong segera carikan win win solution dari masalah ini bukan melulu melalui surat, yang jadi masalah itu debu batubara, bukan batubaranya. Kami sudah patuhi untuk berhenti sementara, tapi para teman-teman juga butuh usaha, butuh makan, kita makan dari batubara ini,” jelas Yossianus.

Sementara itu, Kepala KSOP Pelabuhan Muara Jati Kota Cirebon, Rivolindo berjanji akan menindaklanjuti tuntutan dari massa. Ia juga berjanji akan berkoordinasi dengan pemerintah soal batubara sesegera mungkin.

“Kami akan tindaklanjuti ini (tuntutan massa) hari ini juga, masalah batubara harus diselesaikan sesegera mungkin,” tegas Rivolindo

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.