Supir Batu Bara Berharap Penutupan Hanya Sementara
Kota Cirebon (89,2 CR) - Supir bongkar muat batu bara pasrah dengan rencana pemerintah yang akan menutup bongkar muat batu bara pada akhir maret mendatang. Mereka berharap penutupan batu bara bersifat sementara pasalnya ada ribuan pekerja yang bergantung hidupnya dari bongkar muat batu bara.
Supir batu bara di pelabuhan Cirebon Arsad (40) mengaku ada ditempatnya bekerja ada ratusan pegawai yang hidupnya bergantung dari bongkar muat batu bara di Pelabuhan Cirebon. Jika harus ditutup maka ada ribuan pegawai yang hilang mata mencariannya.
" Kalau ditempat saya (Red: Arsyad) Ada sekitar 200 pegawai, sedangkan banyak perusahaan bongkar muat batu bara kalau sampai di tutup ya terpaksa menganggur " keluhnya kepada wartawan siang tadi, (16/3/2016)
Diakui Arsad penghasilan menjadi supir bongkar muat batu bara cukup Lumayan. Dalam sekali jalan untuk jarak dekat bisa mendapatkan uang sebesar 100 ribu, sedangkan jarak jauh bisa sampai 150 ribu. Penghasilan itu digunakan untuk kebutuhan sehari - hari dan buat keluarganya di Lampung.
" Kalau untuk supir beda harganya dengan kenek, jarak juga menentukan penghasilan, semakin jauh semakin besar dan paling kalau jarak jauh hanya sekali, kalau jarak dekat bisa 4 kali jalan " Terangnya.
Arsad berharap penutupan bongkar muat batu bara hanya bersifat sementara, tidak selamanya. Karena ribuan pekerja yang menganggur jika bongkar muat batu bara di tutup selamanya
" Kalau ditutup ya pulang dulu aja ke kampung halaman di Lampung nanti menunggu kabar mudah mudahan sementara engga selamanya, kalau selamanya ya terpaksa nyari pekerjaan lain " punkasnya.









Tidak ada komentar
Posting Komentar