Kota Cirebon Sempit, Butuh Reklamasi
Kota Cirebon (89,2 CR) - Asisten Daerah (Asda) Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jaja Sulaeman mengatakan, luas wilayah Kota Cirebon yang sempit, memungkinkan kedepan pemkot Cirebon akan mereklamasi laut dan pesisir Kota Cirebon. Pasalnya, infrastruktur akses darat, laut dan udara telah siap menghubungkan Kota Cirebon.
“Kami melihat kendala industri dan pariwisata itu terkendala lahan, dan kedepan perencanaan reklamasi laut atau pesisir pantai Kota Cirebon memang realistis. Karena sudah ada beberapa negara dari luar sudah menawarkan reklamasi, dan tawaran terakhir itu datang dari Cina,” ungkap Jaja saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (16/4/2016).
Ia menjelaskan, reklamasi laut dan pesisir pantai tentunya harus ada koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Pasalnya, wilayah laut itu merupakan kewenangan pemerintah provinsi, sehingga harus harus komunikasi secara intens dengan pemprov, sehingga bisa disetujui izin reklamasinya.
“Reklamasi itu nantinya investor bisa membangun industri, maupun untuk destinasi wisata, sehingga dengan adanya reklamasi ini permasalahan lahan tidak terlalu dipikirkan, apalagi meminta tanah ke kabupaten sekitar,” tambahnya.
Namun, reklamasi itu masih perencanaan, sehingga memungkinkan perubahan rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kota Cirebon. Menurutnya, pembangunan ini nantinya tidak terfokus diwilayah kota bagian tengah saja, akan tetapi ada wilayah utara, dengan reklamasi laut dan pesisir pantai serta akan menyentuh daerah selatan, seperti Argasunya.
“Kalau hal itu sudah terpetakan, maka para investor luar dan nasional bisa memilih dimana letak pembangunannya, apakah daerah utara, tengah atau selatan. Namun, rencana reklamasi itu sudah dalam kajian,” ujarnya.
Lanjut dia, berdasarkan peraturan pemerintah nomor 26 tahun 2008 tentang RTRW nasional bahwa Kota Cirebon telah ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN). Hal itu bisa terlihat bahwa Kota Cirebon banyak dikunjungi pejabat pusat, baik itu dalam bentuk seminar, ivent nasional, seperti perhelatan kebudayaan Pesona Cirebon.
Melihat hal itu, menurutnya, perlu dibangun jaringan wilayah III Cirebon, karena masing-masing memiliki potensi ekonomi dan wisata yang berbeda-beda dan memiliki ciri khas tersendiri. Jadi, kata dia, semua wilayah harus saling menunjang satu sama lain demi kemajuan bersama.









Tidak ada komentar
Posting Komentar