Bahasa Indonesia Hampir Kalah Dengan Bahasa Asing
Kota Cirebon (89,2 CR) - Menurunnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar saat ini mendurung balai bahasa Jawa Barat untuk membangkitkan kembali penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik. Tujuannya agar masyarakat lebih mengutamakan menggunakan bahasa Indonesia dibandingkan bahasa asing.
Abdul Khak sebagai kepala Balai Bahasa Jawa Barat mengatakan, ruang publik saat ini banyak menggunakan bahasa asing, meski bahasa tersebut kurang pas digunakan. Harusnya ruang publik mengedepankan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar setelah itu menggunakan bahasa asing.
" Kita contoh di Cirebon, wisatawan asing yang datang mungkin hanya sekian persen namun ruang publiknya menggunakan bahasa asing, contoh toilet, kenapa tidak menggunakan bahasa Indonesia kamar kecil, kalau seperti ini akan menurunkan martabat bahasa Indonesia dengan sendirinya " Katanya usai sosaliasi Loka karya pemartabatan bahasa negara di ruang publik siang tadi, senin (16/5/2016).
Abdul menambahkan, saat ini bangsa Indonesia sudah masuk dalam darurat bahasa, karena banyak bahasa Indonesia yang dirubah sehingga merusak bahasa itu sendiri, sementara bahasa aslinya sudah jarang digunakan oleh masyarakat.
" Sekarang ini banyak bermunculan bahasa alay, bahasa ini yang merusak bahasa Indonesia " Tambahnya.
Abdul berharap kegiatan sosialisasi Loka Karya Pemartabatan bahasa Indonesia di ruang publik menjadi awal kebangkitan bahasa Indonesia, kedepan kegiatan serupa akan di gelar dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.









Tidak ada komentar
Posting Komentar