Kuasa Hukum Mario Teguh Himbau Aryani Soenarto Minta Maaf Duluan
Perseteruan bapak dan anak, motivator Mario Teguh dengan Ario Kiswinar Teguh makin memanas. Usai hasil tes DNA muncul dan disebarluaskan kepada publik, bahwa Kiswinar 99,98% adalah anak Mario, maka silang pendapat dan perang komentar antara kedua pihak pun tak terhindarkan.
Awalnya, kuasa hukum Kiswinar, Ferry Amahorseya, menolak untuk memberikan komentar akan hasil tes DNA tersebut. Dirinya memilih untuk menunggu komentar dari pihak MT yang diwakili oleh salah satu kuasa hukumnya, Vidi Galenso Syarief.
Benar saja, Vidi pun memberikan komentarnya yang cukup pedas atas hasil tes DNA Kiswinar dan Aryani Soenarto, sang ibu. "Kasusnya nggak usah dibikin lebay, nggak usah didramatisir. Tinggal nanti si Kis itu berdoa, supaya pak Mario waktu meninggal nanti warisannya satu triliun atau lebih. Jangan sampai bangkrut atau utangnya 1 triliunan. Lebih karena akan diwariskan kepadanya," urai Vidi.
Dirinya pun menyatakan jika pihak yang harusnya minta maaf adalah Aryani yang telah mengatakan penyangkalan selama bertahun-tahun. Atas statement Vidi ini, Ferry pun naik pitam.
"Haa?! Bilang, dia (Vidi) sakit! Gimana, siapa yang dicemarin (nama baiknya), siapa yang suruh minta maaf. Pendapat-pendapatnya itu bikin orang jadi jengkel," tuturnya.
Ferry bersikukuh jika pihak yang seharusnya meminta maaf adalah Mario Teguh. "Ya iyalah. Gimana sih, apa-apaan itu Aryani (disuruh minta maaf)? Aryani sudah ternistakan, kenapa mesti minta maaf sama dia? Yang benar saja," tandasnya.
( Sumber : kapanlagi.com )









Tidak ada komentar
Posting Komentar