Header Ads


Muludan Persembahan Tradisi Pada Modernisasi

Kota Cirebon (89,2 CR) - Muludan merupakan tradisi yang dilaksanakan di tiga keraton di Cirebon yaitu keraton Kanoman, Kasepuhan dan Kacirebonan. Meski tidak ada promosi, namun antusias masyarakat mengunjungi muludan sangat tinggi. ini bukti bagaimana jaman dulu para wali menencanakan kegiatan dengan dikonsep begitu matang dan teliti hingga saat ini muludan masih tetap dilaksanakan. Demikian di sampaikan para narasumber dalam program WKWK (Warung Kopi Wa Kampleng) malam tadi, Kamis (24/11/2016). 

Hadir dalam acara tersebut staf khusus keraton Kasepuhan Kang Thamrin, Perwakilan dari keluarga keraton Kanoman kang Cheppy, wakil ketua DPRD Kota Cirebon Lili Eliyah, anggota komisi C Sumardi, dan pemerhati budaya Kang Dedi Syekh. 

Sengaja di angkat tema "Muludan Persembahan Tradisi Pada Modernisasi" agar masyarakat mengetahui ritual dari perayaan muludan di keraton bukan hanya mengetahui semarak muludan dengan banyaknya pedagang yang ada di luar keraton. Puncak dari perayaan muludan adalah panjang jimat. Kata panjang jimat mengandung arti " Siji Sing Dirumat " atau dalam bahasa Indonesia satu yang di rawat yaitu kalimat syahadat. 

Masyarakat sebenarnya mengetahui puncak dari perayaan muludan, hanya masyarakat lebih cenderung menikmati perayaan muludan dengan berbelanja dan membeli jajanan khas Cirebon di luar keraton. 

Melihat histori tentang Cirebon ternyata Belanda sengaja merusak seni budaya, adat istiadat dan lainnya agar Cirebon menjadi daerah yang tidak menarik, bukan hanya itu keraton di Cirebon dibuat pecah akibat ulah Belanda ini. Terlepas dari itu semua sudah saatnya keraton di Cirebon bersatu bersama pemerintah menjadikan perayaan muludan pesta rakyat Cirebon yang dikemas se indah mungkin sehingga banyak menyedot perhatian masyarakat di Cirebon dan luar kota Cirebon.

Terkait mengenai minimnya sosialiasi kepada masyarakat akan prosesi muludan, dibutuhkan kepedulian banyak pihak terutama keraton yang ada di Cirebon dan pemerintah kota Cirebon. Peran pemerintah ini sangat penting untuk menata dan memberikan dukungan terhadap perayaan muludan yang dilaksanakan satu tahun sekali.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.