Header Ads


Ritual Rebo Wekasan Di Keraton Kanoman


Kota Cirebon (89,2 CR) - Setiap hari rabu terakhir di bulan sapar atau Rabu Wekasan, keraton Kanoman menggelar adat istiadat yang di kenal dengan tawurji dan ngapem. Ritual ini sudah ada sejak jaman para wali dan masih di lestarikan sampai dengan saat ini. Tawurji memiliki arti sebagai sedekah kepada masyarakat yang tidak mampu yang di lakukan keraton kanoman.

Juru bicara Kesultanan Kanoman Ratu Raja Arimbi Nurtina mengatakan, Tawurji bisa diartikan bersedekah kepada masyarakat di sekitar Keraton Kanoman yang kurang mampu. Arti kata Tawurji yaitu Tawur dalam bahasa Indonesia yang berarti menyebarkan, dan Ji yaitu satu maka Tawurji menyebarkan kebaikan kepada sesama.

" Tawurji sudah ada sejak lama dan masih tetap di lestarikan, Tawurji sendiri artinya bersedekah kepada sesama dan masyarakat yang membutuhkan, " jelasnya siang tadi di kediamannya, Rabu (30/11/2016).

Dipilihnya hari rabu terakhir di bulan sapar karena masyarakat percaya, hari tersebut dianggap tidak baik oleh sebab itu dengan bersedekah di harapkan bisa mengindari marabahaya yang terjadi di kota Cirebon. Adanya adat istiadat Tawurji juga bermanfaat untuk mempererat tali silaturahmi keluarga keraton dengan masyarakat sekitar.

" Masyarakat percaya Rabu Wekasan banyak terjadi bencana, jadi dengan adanya adat istiadat tawurji bisa menolak bencana yang datang di wilayah 3 Cirebon" ungkapnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.