Sutradara Ungkap Alasan Tiada Kehancuran Masif di ‘Logan’
Tak peduli milik Marvel ataupun DC, film-film superhero selalu melekat dengan kehancuran masif yang melanda sebuah kota. Apalagi jika sudah mencapai bagian klimaks film, penampakan bangunan porak-poranda seringkali semakin menjadi-jadi. Nah, bagi mereka yang mulai merasa jemuh dengan aksi destruktif ini, ada kabar baik karena Logan telah menghilangkan elemen yang “wajib” dihadirkan film bergenre superhero itu.
Sutradara James Mangold punya alasan tersendiri mengapa film terakhir Hugh Jackman sebagai Wolverine ini tak menghadirkan kehancuran dahsyat. Menurutnya, Logan bukan jenis film yang punya koreografi serba ribet, menantang gravitasi dan kota hancur hasil rekayasa efek CGI. “Goal-nya Logan adalah membuat sesuatu yang manusiawi. (Sehingga) kami berupaya mengurangi penggunaan layar hijau,”jelas Mangold.
Jackman pun sependapat dengan sang sutradara, sekaligus menambahkan,”penting bagi anda untuk melihat Logan sebagai kisah tentang seorang pria yang bergumul dengan keabadian dan warisan dan apakah dunia membaik dengan kehadiran dirinya atau tanpa dirinya.”
Logan sendiri bercerita kehidupan Wolverine yang telah menua, dengan kemampuan regenerasinya yang kian terkikis. Kemudian pada suatu hari, Professor X memperkenalkan Wolverine dengan Laura Kinney alias X-23, yang mana keduanya memiliki banyak kesamaan. Seiring berjalannya waktu, hubungan Wolverine dan X-23 pun semakin erat, sampai akhirnya nyawa mereka berada dalam bahaya ketika menjadi buronan agensi pemerintah.
Logan rencananya akan dirilis 3 Maret 2017.
( Sumber : movienthusiast.com )








Tidak ada komentar
Posting Komentar