Header Ads


ISU Peniadaan UN, Ganggu Pelaksanaan UNBK

Kota Cirebon (89,2 CR) - Jumlah sekolah yang akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kota Cirebon pada tahun ajaran 2016 - 2017, belum bisa diprediksi jumlahnya. Hal disebabkan beberapa sekolah tidak melakukan persiapan, pasca adanya isu peniadaan Ujian Nasional (UN).

Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Kota Cirebon Sri Wahyuninghadi mengatakan, tahun kemarin ada sedikitnya sebelas sekolah ditingkat SMA dan SMK di Kota Cirebon yang melaksanakan UNBK. Namun untuk tahun ini belum bisa dipastikan jumlah sekolah yang akan mengikuti UNBK

“ Isu peniadaan UN kemarin, memang cukup mengganggu persiapan pelaksanaan UNBK di Kota Cirebon,” kata Yuni saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (27/12/2016).

Yuni menambahkan, karena imbas adanya isu peniadaan UN sejumlah sekolah tidak bisa memastikan untuk pelaksanaan UNBK. Namun pada simulasi yang pertama, ada sekolah baru yang sudah bergabung namun kepastian jumlah sekolah yang akan mengikuti UNBK, baru bisa dipastikan pada pelaksanaan simulasi UNBK yang ketiga.

“ Kita ada tiga kali simulasi UNBK. Setelah simulasi ketiga, baru kita bisa pastikan, berapa sekolah yang akan menggelar UNBK,” kata Yuni.

Sri juga menjelaskan, sekolah yang mengikuti simulasi UNBK, belum tentu mereka nantinya akan melaksanakan ujian menggunakan UNBK. Sekolah yang mengikuti UNBK, nantinya akan dievaluasi secara matang, terkait kesiapan dan juga fasilitas yang tersedia. Jika memang sudah dipastikan siap dan memadai, baru bisa dipastikan sekolah tersebut akan melaksanakan ujian dengan system UNBK.

“ Jadi, yang ikut simulasi juga, masih memungkikan tidak dilibatkan dalam UNBK, kalau ternyata kesiapan dan fasilitasnya, dirasa kurang memadai,” kata Yuni.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.