Kabupaten Cirebon, Pelanggar Lalin Didominasi Usia Produktif
Kab Cirebon (89,2 CR) - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon berhasil menindak ribuan pelanggar selama operasi Zebra Lodaya 2016 berlangsung. Pelanggaran di dominasi roda dua dan usia produktif. Mereka melakukan pelanggaran dengan menorobos lampu merah, dan berkendara tanpa di lengkapi helm.
Kasat Lantas Polres Cirebon AKP Galih Praditiya menjelaskan, operasi Zebra pada tahun ini lebih menitik beratkan pada pengendara yang rawan kecelakaan. Dari total 3500 pelanggar sebagian besar yang di tilang karena telah melanggar lalu lintas, sementara sisanya tidak dilengkapi surat - surat kendaraan.
" Usia produktif antara 17 sampai 30 tahun lebih banyak yang melanggar kemudian mereka rawan kecelakaan dengan melawan arus, tidak menggunakan helm dan melanggar lalu lintas, kami justru jarang menindak yang tanpa di lengkapi dengan surat - surat, " ungkapnya Sore tadi, Jum'at (2/12/2016).
Galih menghimbau kepada orang tua agar tidak memperbolehkan anaknya berkendara jika belum cukup umur dan tidak memiliki SIM. Hal ini dikarenakan kecelakaan tidak pernah memandang siapa saja dan bisa terjadi kapan saja.
Sementara itu mereka yang terkena tilang harus menjalani sidang di Kejaksaan Negri Kabupaten Cirebon. Kepala Kejaksan Negri Kabupaten Cirebon Bambang Marsana menjelaskan, sedikitnya ada 2300 pelanggar yang mendatangi Kejaksan untuk menjalani sidang. Mereka masyarakat yang kena tilang hasil operasi Zebra pekan lalu. Bagi pelanggar wajib mengikuti sidang di Kejaksaan sesuai tanggal yang tertera dalam surat tilang.
" Mereka datang, kemudian ke Bank terus mejalani sidang sesuai pelanggaran lalu lintas waktu operasi Zebra, " terangnya.
Mereka yang terjaring operasi Zebra akan dikenakan denda sesuai dengan pelanggarannya. Denda yang dikenakan dari pelanggaran ringan sebesar 30 ribu sampai pelanggaran berat 60 ribu. Uang tersebut akan langsung masuk ke kas negra melalui Bank rekanan pihak kepolisian.
" Kalau tidak memakai helm kena denda 30 ribu, dan ada yang lainnya. Nanti uang akan di kolektif d kumpulkan untuk kas negara, jadi kami tidak memegang uang tersebut, " jelasnya.








Tidak ada komentar
Posting Komentar