Header Ads


Media Diantara Informasi Dan Provokasi

Kota Cirebon (89,2 CR) - Beberapa informasi di media massa dinilai mengandung muatan provokasi. Berita yang disajikan terkadang tidak sesuai dengan judul, bahkan fakta di lapangan dieksploitasi untuk kepentingan rating dan bisnis semata. Begitu juga dengan postingan meme/pesan gambar menjamur, menyulut perdebatan dan saling caci di jagat dunia maya. Kejadian di media sosial menjadi contoh buruk bagi kedewasaan nitizen Indonesia. Fenomena tersebut menggambarkan sebagian nitizen belum menjadi smart user dengan teknologi media komunikasi yang semakin cerdas.

Media massa sebagai institusi edukasi. Media massa menjadi wadah yang setiap saat mendidik masyarakat supaya cerdas, terbuka pikirannya, dan menjadi masyarakat yang maju. Kemudian, media massa sebagai sumber informasi, yaitu media yang setiap saat menyampaikan informasi  yang terbuka dan jujur dan benar disampaikan kepada masyarakat, agar masyarakat menjadi kaya informasi, dan terbuka dengan informasi, sebaliknya pula masyarakat akan menjadi masyarakat informatif, masyarakat yang dapat menyampaikan informasi dengan jujur kepada media massa. Namun jika suatu informasi berdampak negatif pada kepentingan suatu bangsa seharusnya tidak perlu di publish. Terakhir, media massa sebagai hiburan. Sebagai agent of change, media massa juga menjadi institusi budaya, yaitu institusi yang setiap saat menjadi corong kebudayaan, katalisator perkembangan budaya. Sebagai agent of change yang dimaksud adalah juga mendorong agar perkembangan budaya itu bermanfaat bagi manusia bermoral dan masyarakat sakinah, dengan demikian media massa juga berperan untuk mencegah berkembangnya budaya-budaya yang justru merusak peradaban manusia dan masyarakatnya.

Sementara itu, media sosial juga memiliki nilai yang jauh lebih positif jika para pengguna dapat memahaminya. Yakni, sebagai media sosialisasi lintas batas, sehingga dimanapun berada tetap bisa menjalin komunikasi dengan lingkungan sosial yang ada. Media sosial juga dapat dijadikan sebagai sumber hiburan dan edukasi. Disini lah kedewasaan pengguna media sosial tergambar, dengan memperhatikan nilai-nilai postingan dan komentar yang disampaikan.

Dalam diskusi live on air “ Media Diantara Informasi Dan Provokasi “ yang diselenggarakan di griya Cirebon Radio, Selasa (27/12/2016) dihadiri oleh beberapa narasumber diantaranya,  Agus Prayoga ( Pakar Hukum ),  Andi Yusuf  ( Tokoh Masyarakat Ketua  Majelis Ta'lim An Nadwah ), Agus Dimiyati ( Akademisi ), Panji Prayitno ( Jurnalis Media Online liputan6.com ), Doddy Dosanto ( Jurnalis Media Online cirebonsatu.com ), Abdul Jalil Hermawan  ( Jurnalis Metro TV ), Wahyu Riswandi  ( Jurnalis Cirebon Radio ), Dudung Abdul Hakim ( Jurnalis Kabar Cirebon ).


Pekerja dan pengguna media massa dan media sosial sudah selayaknya berbenah untuk menghindari berita dan postingan-postingan provokatif yang mengarah pada perpecahan bangsa.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.