Sinta Ridwan : Perangi Korupsi, Jujur Pada Diri Sendiri
Kota
Cirebon (89,2 CR) - Setiap tanggal 9 Desember
masyarakat di dunia, termasuk Indonesia memperingati Hari Anti Korupsi.
Momentum HAKI tidak hanya bersifat seremonial tetapi bagaimana pelibatan
masyarakat secara luas menghasilkan dampak pada penyadaran isu anti korupsi.
Semangat gerakan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Anti Korupsi
Internasional (HAKI).
Di mata seorang Sinta Ridwan, M. Hum., S. S. (Kandidat Doktor Filologi) idealnya peringatan Hari Anti Korupsi
diimbangi oleh diperanginya korupsi itu sendiri.
"Korupsi kok diperingati, korupsi itu harus diperangi" ujarnya siang tadi, Jum'at (9/12/2016
Mengenai banyaknya kasus korupsi yang menimpa pejabat di Negeri ini, Sinta menanggapi bahwa itu terjadi karena tidak diawali dengan belajar jujur pada diri sendiri.
"Cobalah selalu jujur, berawal dari jujur pada diri sendiri. Korupsi adalah bentuk ketidakjujuran yang dianggap biasa dan tidak dijunjung tinggi" jelasnya.
Sementara itu dikutip dari www.kpk.go.id, Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK) menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi
Internasional (HAKI) yang jatuh setiap 9 Desember. Rangkaian kegiatan bertema
“Bersih Hati, Tegak Integritas, Kerja Profesional untuk Indonesia Tangguh” ini
digelar mulai Jumat-Minggu (2-18/12) dan puncaknya pada Kamis-Jumat (8-9/12).
Acara pembukaan yang dipusatkan di Kompleks Kediaman Gubernur Riau/Gedung
Daerah dan Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru dihadiri oleh Ketua KPK, Agus
Rahardjo, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman beserta jajaran Bupati dan
Walikota se-Provinsi Riau dan Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban
(LPSK) Abdul Haris Semendawai.








Tidak ada komentar
Posting Komentar