Header Ads


Pemkot Cirebon Segera Relokasi Pedagang Pasar Kanoman

Kota Cirebon (89,2 CR) - Sebelum melakukan revitalisasi, Pemerintah Kota Cirebon terlebih dahulu berencana merelokasi pedagang Pasar Kanoman. Namun sampai dengan saat ini belum ada kesepakatan dengan pedagang untuk lokasi sementara pasar Kanoman. Pedagang dan pemilik kios meminta kepada pemkot Cirebon memilih lokasi yang layak dan  respresentatif. 

Dikatakan Wali Kota Cirebon Drs Nasrudin Azis, revitalisasi akan dilakukan setelah pihak ketiga yaitu  PT Inti Utama Raya sudah mengantongi izin prinsip, kemudian investor harus melalui beberapa jenis perizinan yang harus ditempuh, baru bisa membongkar pasar Kanoman dan memindahkan pedagang ketempat sementara. 

" Nanti kalau sudah mengantongi ijin baru bisa dilakukan langkah - langkah lainnya, kata Wali Kota Cirebon, " Rabu (8/2/17). 

Pemkot juga tengah melakukan penaksiran nilai bangunan Pasar Kanoman. Mengingat, pasar tersebut akan terlebih dahulu dibongkar, sebelum nantinya dibangun kembali. Setelah melakukan pembongkaran pihak investor harus secepatnya menyelesaikan syarat administrasi.

" Semuanya sudah berjalan sesuai prosesnya. Tinggal sekarang tinggal melangkah kepada penaksiran nilai bangunan dan sedang dihitung nilai pembongkaran di pasar Kanoman, " ungkap Walikota Cirebon, Nasrudin Azis.

Dalam melakukan relokasi pasar sementara, pemkot harus mempersiapkan lokasi pedagang, parkir, bongkar muat dan sebagainya, jangan sampai relokasi sementara menambah persoalan baru di pasar Kanoman.

Sementara, ketua Ikatan Pedagang Pasar (IPP) Kanoman, Nuri Suyanto mengaku, pihaknya sudah pernah beberapa kali bertemu dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Berintan. Namun belum ada rencana baru yang disampaikan Perumda pasar. Dalam pembahasannya disampaikan mengenai harga sewa kios sebesar Rp 25 juta per meter persegi, untuk harga sewa los Rp 18 juta per meter persegi.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.