Header Ads


FMD Ingatkan Wali Kota, Cirebon Butuh Wawali

Kota Cirebon (89,2 CR) - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Demokrasi (FMD) menggelar aksi unjuk rasa di depan Balaikota Cirebon, Rabu (1/3/17). 

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menuntut segera diadakan sosok Wakil Walikota. Selain itu, mereka meminta Walikota cepat mengambil sikap, apakah akan ada Wakil Walikota atau tidak. 

Korlap aksi unjuk rasa Riski kecewa kepada Pemerintah Kota (Pemkot) sebagai salah satu organisasi besar di ranah pemerintah, seharusnya dipimpin oleh seorang Walikota dan Wakil Walikota, namun Kota Cirebon tanpa memiliki Wakil hampir dua tahun. 

"Sejak tahun 2015, bapak Azis berdiri sendiri menjadi Walikota. Padahal, sejatinya roda organisasi yang bersifat eksekutif itu memiliki ketua dan wakil," jelas Riski.

Sejak bulan November tahun 2015 lalu Walikota Cirebon, Nasrudin Azis berjanji akan ada figur Wakil Walikota. Namun hingga tahun 2017 Walikota masih tetap sendiri.

Jika melihat hal itu semua,secara tidak langsung walikota telah melanggar UU No 8 tahun 2015 dan PP No 53 tahun 2010, Menurut Riski adanya Wakil Walikota meringankan beban pekerjaan Walikota Cirebon sebagai pemimpin daerah. Tidak seperti saat ini banyak permasalahan yang bermunculan dikarenakan kosongan kursi jabatan Wakil Walikota.

"Sebut saja tanah Cipto, PPDB, DAK, dan lainnya. Mungkin apabila Walikota dibantu  dengan adanya sosok Wakil Walikota Cirebon, maka tidak akan mempunyai banyak masalah seperti ini," kata Riski.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.