Minim Fasilitas Pembinaan, Dinsos Dibingungkan Waria
Jamaludin sebagai Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) Kota Cirebon mengaku sampai dengan saat ini pembinaan kepada waria dan pekerja sex masih sangat minim. Pembinaan yang dilakukan hanya sebatas himbauan tidak mengulangi kembali. Sementara untuk pembinaan dengan dibekali keahlian atau modal usaha belum pernah dilakukan.
" Kendalanya adalah kami tidak memiliki tempat untuk pembinaan. Paling hanya himbauan diingatkan tapi nanti kembali lagi, baru sebatas itu, " ungkapnya usai acara Musrembang siang tadi, Rabu (15/3/17).
Menurut Jamaludin, mereka akan bisa sadar dengan dirinya sendiri, Dinsos-P3A hanya bersifat mengingatkan, namun tak jarang diantara mereka kembali turun ke jalan melakukan hal yang serupa. padahal teguran selalu disampaikan ketika tertangkap razia Satpol PP.
Jamaludin berkeingian dengan dinas terkait menggelar pembinaan dan pelatihan secara bersama - sama terhadap waria dan wanita pekerja sex tersebut. Tujuannya agar mereka memiliki keahlian dan keterampilan serta dibekali modal supaya mereka bisa memiliki usaha baru. harapannya mereka tidak kembali menggeluti pekerjaan semula.
" Harusnya dinas lain ikut kemudian bersama - sama menyadarkan mereka, diberikan pelatihan, keterampilan bahkan modal, jadi mereka tidak lagi ada di jalanan, " tutupnya








Tidak ada komentar
Posting Komentar