DAK 14 M Untuk 15 Titik Di Tahun 2017
Kota Cirebon (89,2 CR) - Kota Cirebon pada tahun 2017 kembali mendapatkan Anggaran Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar 14 Miliar. Anggaran tersebut rencananya digunakan untuk perbaikan 5 titik persimpangan dan untuk melanjutkan betonisasi pengaspalan termasuk pelebaran jalan Cipto Kota Cirebon.
Kepala bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cirebon Sumargo menjelaskan, tahun ini Pemkot kembali mendapatkan kucuran dana DAK dari pemerintah pusat. Anggaran yang ada akan dimaksimalkan untuk perbaikan jalan di Kota Cirebon yang masih belum sepenuhnya rampung.
" Tahun ini ada DAK 14 Miliar dari pusat, tetap anggaran untuk perbaikan infrastruktur yang masih belum tuntas, " jelasnya kepada media saat ditemui diruang kerjanya sore tadi, Jum'at (5/5/17).
Ada 5 titik lokasi perbaikan jalan seperti di penataan trotoar di jalan Cipto dengan lebar 3,9 Meter. betonsisasi dengan panjang 220 Meter dan lebar 13 Meter dan pengaspalan jalan dengan panjang 18.950 Meter. dan perbaikan jalan di 5 titik persimbangan yaitu lampu merah Gunung sari, lampu merah Sudarsono, lampu merah Kesambi, lampu merah Kalitanjung, dan lampu merah Perum Rajawali.
" Anggaran yang ada kami maksimalkan semua untuk memperbaiki jalan yang belum selesai dikerjakan termasuk betonisasi dan trotoar, " paparnya.
Selain itu anggaran yang ada akan digunakan untuk pelebaran jalan Cipto dari restoran Lawang Abang hingga SMKN 2 Kota Cirebon, hanya saja masih terdapat kendala yaitu pelepasan lahan milik warga yang ingin harganya tinggi sementara Pemkot hanya memiliki anggaran terbatas.
" Kami sudah coba negoisasi dengan pemilik rumah yang terkena pelebaran jalan hanya saja harga permeternya tinggi sekali jadi kami harus berdiskusi dengan pihak terkait mencari jalan keluarnya, " jelas Margo.
Semua perencanaan tersebut telah selesai, rencananya pada pekan depan perencanaan akan diserahkan ke Unit Lelang Pengadaan (ULP) untuk dilelang secara on line. Dirinya berharap
kontraktor yang mengerjakan DAK 96 Miliar agar di black list dari peserta lelang karena pengerjaannya sangat buruk.








Tidak ada komentar
Posting Komentar