BBWS Akui Tidak Ada Normalisasi Sungai Di Kota Cirebon
Kota Cirebon (89,2 CR) - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung mengaku belum ada program normalisasi sungai di Kota Cirebon. Sejauh ini normalisasi sungai hanya pada hulu yakni sungai Cimanuk dan Cisanggarung. Demikian di katakan kepala balai BBWS Happy Mulya.
"Program khusus normalisasi sungai kecil belum ada, yang ada hanya baru yang besar saja," ungkapnya kepada awak media, Selasa (2/10/18).
Namun demikian pihaknya sudah membentuk tim penanganan banjir. Tim tersebut sudah menyiapkan pompa air, karung pair, ban karet dan kebutuhan lain untuk mencegahan sementara.
"Antisipasinya kami sudah buat tim khusus yang menangani banjir. Tim itu sudah mempersiapkan peralatan dan perlengkapan saat banjir datang," tutur dia.
Diakuinya kondisi sungai Cimanuk dan Cisanggarung sudah sangat parah, hal ini disebabkan alih fungsi sungai menjadi lahan pertanian dan sedimentasi yang tinggi akibat banyaknya sampah. Debit air sungai Cimanuk mengalami penurunan smpai 1000 meter kubik perdetik, hal ini bisa menyebabkan banjir saat musim hujan dan kemarau panjang pada saat musim panas.
Sementara itu anggota DPR RI Yosep Umar Hadi mengaku perlu dilakukan normalisasi sungai sungai kecil yang ada di wilayah Cirebon. Normalisasi dilakukan agar fungsi sungai bisa digunakan dan dimanfaatkan sebagai mana mestinya.
"Sangat perlu ada normalisasi. Sungai sebagai sumber kehidupan harus dikembalikan kepada fungsinya," imbuh dia.
Diakui politisi PDIP ini musuh terbesar sungai adalah sedimentasi dan prilaku masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Prilaku ini harus segera dirubah agar pada musim hujan datang wilayah Cirebon tidak kembali banjir. [Wlk]









Tidak ada komentar
Posting Komentar