Header Ads


LAGI , PUTING BELIUNG HANCURKAN RATUSAN RUMAH DI INDRAMAYU

INDRAMAYU, (89.2 CRB).- Puting beliung kembali menyapu ratusan rumah di Kabupaten Indramayu. Kali ini, peristiwa tersebut melanda tiga desa di Kecamatan Juntinyuat, yakni Desa Juntikebon, Lombang, dan Tinumpuk, Kamis (25/1) sekitar pukul 00.00 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan, 136 unit rumah warga di ketiga desa itu rusak. Kerusakan paling banyak dialami warga di Desa Juntikebon, yakni mencapai 81 rumah. Bahkan, dua di antaranya rata dengan tanah. Sedangkan di Desa Lombang, rumah warga yang rusak sebanyak 35 rumah, dan Desa Tinumpuk 20 rumah. Adapun dua rumah yang rata dengan tanah itu, masing-masing milik Rosadi (32 tahun) dan Sanah (70 tahun). Mereka tinggal berdekatan di Blok Ketileng RT 01 RW 05 Desa Juntikebon.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sesaat sebelum rumah ambruk, para penghuni rumah tersebut sudah lari menyelamatkan diri.
Tak hanya merusak rumah, sapuan angin puting beliung juga menyebabkan seorang warga RT 02 RW 04 Desa Juntikebon, Warisah (58), terluka pada bagian kepala. Dia pun terpaksa dijahit dengan tiga jahitan. Kondisi itu dialaminya ketika genteng rumahnya tersapu angin dan jatuh menimpa kepalanya. Salah seorang warga Desa Juntikebon, Rasmudi (46 tahun) menuturkan, musibah tersebut diawali dengan hujan deras yang mengguyur sejak Selasa (24/1) malam.
Sebagian warga yang khawatir terjadinya angin puting beliung, memilih berjaga-jaga. ‘’Saat itu hujan deras diiringi dengan angin kencang,’’ kata Rasmudi. Rasmudi menambahkan, saat malam semakin larut, kekhawatiran warga akhirnya terbukti. Angin yang berhembus dengan sangat kencang tiba-tiba datang dari arah persawahan. Warga yang menyadari telah terjadi angin puting beliung, langsung lari ke luar rumah untuk menghindari tertimpa rumah ambruk. Angin pun langsung menyapu rumah-rumah warga dan menumbangkan sejumlah pepohonan. Situasi semakin mencekam karena lampu di lingkungan mereka tiba-tiba padam. Dalam kondisi gelap gulita, warga berlarian untuk menyelamatkan diri. ‘’Warga menangis sambil berdzikir karena ketakutan,’’ tutur. (Yuri/Job)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.