Header Ads


Pasar Seni di Gua Sunyaragi sangat memprihatinkan

KOTA CIREBON (89,2 CR ) -  Keberadaan Pasar seni yang ada di komplek Gua sunyaragi menginjak tahun ke 3 hingga kini belum adanya perubahan yang berarti,  kondisinya  sangat memprihatinkan dan hanya 3 sanggar seni yang bertahan , sanggar Seni rupa , seni ukir dan Seni lukis. , menurut salah satu seniman yang masih bertahan di Pasar Seni Gua Sunyaragi , Iyan mengatakan dirinya sudah berusaha memberikan  pengajuan ke anggota Dewan sudah 3 tahun berjalan untuk perbaikan pasar seni yg ada di gua sunyaragi, akan tetapi tidak ditanggapi , bahkan Untuk pengajuan melalui Dinas Pemuda Olah Raga Budaya Pariwista kota Cirebon sudah dilakukannya akan tetapi pengajuan tersebut sudah diajukan , hasilnya tidak ada tanggapi dengan serius. sementara itu menurut Iyan  "  Kalau disebut Cirebon sebagai kota Seni seperti Yogyakarta dan bali itu sangatlah mustahil" ,  dikarenakan  kondisinya seperti ini , tidak ada perhatian serius dari DPRD Kota Cirebon dan Pemerintah kota Cirebon tidak seperti di Yogyakarta atau di bali disana perhatian pemerintahnya sangat luar biasa dan sektor wisata dan pariwisata serta para senimannya diperhatian nomor pertama, sampai sekarang untuk stady banding saja belum pernah dilakukan oleh pemerintah Kota cirebon ke beberapa daerah atau di Bali dan Yogyakarta sendiri. iyan menambahkan Untuk perhatian dari pemerintah kota sebenarnya ada dan perhatian tersebut berupa Dana stimulan , yang mana Dana Stimulan tersebut didapatkannya hanya 2 Tahun sekali sebesar 5 Juta Rupiah , sementara untuk kebutuhan sanggar sangatlah banyak dan dana tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan para seniman sendiri dan dana tersebut sangatlah kurang , iyan berharap agar Pemerintah kota Cirebon ke depan dapat memberikan perhatian kepada seniman agar supaya kondisi para seniman dapat berkarya lebih baik lagi. (Jums-CR).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.