Header Ads


Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Keraton Kasepuhan Cirebon

Sultan Kasepuhan Cirebon
KOTA CIREBON (89,2 CR) - Sosialisasi 4 Pilar kebangsaan serta kembali di gelar di Keraton Kasepuhan Cirebon ,Sosialisasi empat pilar tersebut kerja sama DPD dengan Yayasan Pamanah Rasa Nusantara (YPRN) dan Majelis Persaudaraan Keraton, Kesultanan dan Lembaga Adat Nusantara Jabar dihadiri oleh seniman, budayawan, guru dan wargi keraton. Menurut Sultan Sepuh PRA. Arief Natadiningrat mengatakan bahwa Empat pilar kebangsaan yang belakangan ini gencar disosialisasikan yang meliputi Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika dinilai hanya retorika serta juga empat pilar kebangsaan yang gencar disosialisasikan belakangan ini, bertolak belakang dengan penerapan kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.

Banyak praktik berbangsa dan bernegara yang malah tidak mendasarkan pada nilai empat pilar kebangsaan itu. "Kita lihat banyak contoh nyata praktik berbangsa dan bernegara yang bukan hanya jauh tetapi malah berseberangan dengan nilai-nilai empat pilar kebangsaan," tegasnya. 

Sultan Sepuh menambahkan , diadopsinya sistem demokrasi dalam praktik berbangsa dan bernegara, merupakan sebuah pengingkaran terhadap nilai-nilai Pancasila. "Nilai-nilai Pancasila tidak mengajarkan pengambilan keputusan dengan suara terbanyak, seperti halnya sistem demokrasi. Kalau memang empat pilar kebangsaan dinilai penting untuk diaplikasikan, kenapa bukan mengambil sistem musyawarah mufakat," ucapnya.Contoh nyata lainnya, lanjutnya,

Bhineka Tunggal Ika, saat ini nampaknya sudah mulai bergeser kepada perbedaan atau pengelompokan berdasarkan kepentingan politik. "Belum lagi isi UUD 45 yang sudah melenceng jauh dari semangat pembukaan UUD 45. Makanya, banyak kalangan yang memprediksi NKRI hanya tinggal tunggu waktu saja," ujarnya (Jums CR).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.