Buruh Pikul Keluhkan Nasibnya Terhadap Pemerintah
Dalam bincang-bincang Cirebon Radio pada pagi Minggu 13/5 bersama sejumlah buruh pikul yang ada di jalan dr Cipto Mangunkusumo Kota Cirebon, yang diwakili oleh Kaswan salah satu buruh pikul menuturkan.
"Saat ini Pemerintah kurang memperhatikan nasib rakyatnya, terutama rakyat kecil seperti kaum kuli. Pemerintah dari pusat hingga daerah tingkat satu dan dua Kota dan Kabupaten, hanya mementingkan diri sendiri dan golongannya, sementara nasib kaum lemah tidak di perhatikan. Seperti contoh, saat ini banyak rakyat yang menginginkan anaknya mengenyam pendidikan yang tinggi, namun terbentur dengan keadaan yang tidak memungkinkan untuk menyekolahkan anaknya hingga lanjut, maka putuslah harapan sang anak hingga bangku sekolah SD.
Kaswan menambahkan, jangankan sekolah hingga perguruan tinggi, untuk biaya hidup makan sehari-hari saja masih susah, karena penghasilan kuli pikul tidak tentu, terkadang seminggu tidak mendapatkan panggilan kerja dan tidak mendapatkan upah, terpaksa dirinya mengutang kepada tetangganya yang berada. Dirinya berharap kepada Pemerintah agar memikirkan nasib rakyat kecil, jangan hanya sekedar bantuan Raskin, itu masih belum mencukupi kebutuhan rakyat miskin." Tutur Kaswan. (Jam-CR)








Tidak ada komentar
Posting Komentar