Header Ads


Provinsi Jawa Barat menduduki peringkat pertama kasus trafiking di Indonesia

Ilustrasi
KOTA CIREBON - Hj . Netty Heriawan selaku Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat meminta kepada Masyarakat agar mewaspadai modus operandi yang dilakukan pelaku Trafiking saat ini , yang telah memanfaatkan kecanggihan teknologi sebagai medianya.

Hal tersebut dikatakannya saat mendampingi Gubernur Jawa barat H. Ahmad Heryawan saat melakukan Talk show di Cirebon Radio , Senin ( 17/09). pukul 14.00 Wib.

Netty menjelaskan banyak kasus trafiking yang terjadi saat ini berawal dari perkenalan dan ajakan dari seseorang melalui jalur Internet , tawarannya bermacam -macam , mulai dari nyalon , jalan-jalan ke luar negeri hingga alasannya yang lainnya, ungkapnya.

Tawaran yang diberikan sangat menggiurkan korban yang biasanya merupakan anak yang masih duduk dibangku sekolah , mulai dari pelajar SMP , hingga Mahasiswa. pihaknya sudah menangani beberapa korban dengan kasus tersebut dan parahnya ada korban yang masih duduk di bangku kuliah sebagai mahasiswa.

Netty menambahkan , Provinsi Jawa Barat menduduki peringkat pertama kasus trafiking di Indonesia , dari data yang diperoleh dari Bareskrim Mabes Polri , dalam kurun waktu 2005 - 2009 ada 794 kasus .Jumlah tersebut bukan hanya dari Human Trafiking ( Perdagangan Manusia) , juga termasuk organ Trafiking , narcotis trafiking , Wildlife Trafiking , arms trafiking dan sex Trafiking. (Jums-CR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.