Header Ads


Gemuruh dan ledakan hebat berasal dari mesin pembakar ( Boiler) di PLTU Kanci Cirebon

Akses Pintu PLTU Kanci di jaga ketat
KABUPATEN CIREBON (89,2 CR) - Pihak External Staff Cirebon Electric Power (CEP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kanci, Desa Kanci Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon telah memberikan penjelasan terkait adanya suara gemuruh dan ledakan dahsyat yang berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kanci kepada Polres Cirebon dan Kuwu Waruduwur kabupaten Cirebon.

Kuwu Waruduwur Dudi Saherun menjelaskan setelah kami melakukan pertemuan dengan pihak External Staff Cirebon Electric Power (CEP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kanci, kami mendapatkan penjelasan bahwa suara gemuruh dan ledakan hebat berasal dari mesin pembakar ( Boiler) yang mengubungkan valve sebagai pengatur air, angin maupun uap terlalu panas sehingga melangalami kebocoran dan akhirnya meledak mengeluarkan suara gemuruh sampai radius 15 kilometer.

Kuwu menambahkan informasi yang didapatkan juga dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa disebabkan para karyawan yang bertugas sedang istirahat siang dan tidak ada di lokasi kejadian, sehingga tidak ada korban jiwa.

Sementara itu meledaknya mesin Bolier PLTU Kanci Kabupaten Cirebon memancing reaksi Aktivis Rakyat Penyelamat Lingkungan (RAPEL). Organisasi kumpulan nelayan dan warga sekitar Desa Kanci dan Waruduwur yang selama ini menyuarakan penolakan PLTU, menilai, sejak pembangunan hingga beroperasinya PLTU telah merugikan masyarakat.

Ketua RAPEL Mohamad Aan Anwarudin mengatakan ini adalah salah satu alasan kenapa dari dulu warga Kanci, Waruduwur dan sekitarnya menolak pembangunan PLTU. Peristiwa ini menjadi bukti jika keberadaan PLTU merugikan masyarakat Cirebon. Sejak pembangunan suara bising dan ledakan kerap terjadi.(Jums-CR)




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.