Header Ads


Warga Kota Cirebon panik mendengar suara gemuruh dan ledakan dari PLTU Kanci Cirebon

KOTA CIREBON (89,2 CR) - Warga Kota Cirebon panik setelah mendengar suara gemuruh dan ledakan yang sangat hebat pada siang hari, Jum'at (26/9/2014). Ternyata suara gemuruh dan ledakan berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kanci, Desa Kanci Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, sekitar pukul 13.15 WIB.

Pantauan Cirebon radio, suara gemuruh dan ledakan hebat terdengar oleh warga Pulasaren kota Cirebon ketika sedang melakukan aktivitas di rumah maupun di tempat kerja, sehingga warga mengira suara gemuruh tersebut adalah bencana alam yang terjadi.

Salah seorang warga pulasaren kota Cirebon, Heri (45) yang ketika sedang melakukan aktivitasnya di luar rumah mendengar suara gemuruh dan ledakan sangat dahsyat, sehingga dirinya langsung menyelamatkan anggota keluarganya yang sedang berada di dalam rumah.

" Suaranya sangat jelas dan ledakannya juga sangat dahsyat, saya berpikir bahwa suara gemuruh tersebut adalah gempa ataupun bencana alam sepert tsunami, ternyata setelah beberapa menit kami mendapatkan informasi bahwa suara tersebut berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kanci, Desa Kanci Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon. ungkap Heri.

Informasi yang didapat Cirebon radio dari pihak Kepolisian Resor (Polres) Cirebon, ledakan terjadi pada mesin pembakar (biloler) dikarenakan valve yang mengatur air, angin maupun uap terlalu panas sehingga melangalami kebocoran dan akhirnya meledak mengeluarkan suara gemuruh sampai radius 15 kilometer.

Kejadian ledakan terjadi dilantai 13 mesin pembakar (boiler) pada saat jam istirahat sehingga tidak ada korban jiwa. Ledakan yang mengeluarkan suara gemuruh dan asap yang mengepul besar membuat warga disekitar lokasi PLTU dan warga Cirebon panik dan hingga pukul 17.00 pihak External Staff Cirebon Electric Power (CEP) PLTU Kanci belum melakukan penjelasan yang jelas dengan kejadian tersebut. (Jums-CR).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.