Header Ads


Denpom III Siliwangi Tes Urin Anggota Cegah Gunakan Narkoba

Kota Cirebon (89,2 CR) - Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/III Siliwangi Cirebon menggelar kegiatan tes urin. Kegiatan tersebut sesuai dengan perintah Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jendral Gatot Nurmatyo.

Dikatakan Komandan Denpom (Dandenpom) III/III Siliwangi, Mayor Yudo Pramono sedikitnya 160 anggota Denpom, termasuk dengan anggota yang berada di jajaran Denpom di daerah, seperti Karawang, Subang, Kuningan, Majalengka, dan Indramayu mengikuti kegiatan tes urin tersebut.

" Kegiatan bersih-bersih ini dilatar belakangi tingginya angka pengguna narkoba di Indonesia. Kita tes anggota kita barangkali ada yang terindikasi narkoba " ungkapnya siang tadi, senin (29/2/2016)

Jika dari 160 anggota ada terindikasi menggunakan narkoba, dirinya akan bergerak langsung untuk memprosesnya. bukan hanya itu anggota tersebut akan diperiksa sejauh mana menggunakan narkoba. 

"Jika jelas-jelas terbukti, kita proses. Apakan ia hanya pengguna atau pengedar," tegasnya.

Dirinya berharap, anggota Denpom III/III Siliwangi tidak ada yang terbukti atau positif menggunakan narkoba. Selain itu, Denpom III/III Siliwangi juga rutin melakukan langkah preventif agar tidak ada anggotanya yang terjerat dalam barang haram itu.

"Kita beri pengarahan-pengarahan kepada para anggota. Selin itu, kita juga ajak mereka beserta keluarganya berkunjung ke panti rehabilitasi, agar mereka tahu dampak dari narkoba itu," tandasnya.

Sementara Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon, Yayat Sosyana mengatakan, bahwa kegiatan bersih-bersih narkoba dengan menggelar tes urin itu merupakan perintah dari Panglima TNI. 

"Kami BNN diundang oleh Dandenpom untuk melakukan kegiatan tes urin ini," katanya.

Yayat menjelaskan, jika memang ditemukan ada anggota yang terindikasi menggunakan narkoba dan sejenisnya, BNN menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Denpom agar anggota tersebut diperiksa lebih lanjut. 

"Kita kembalikan ke Dandenpom, karena Denpom lah yang memiliki kewenangan langkah selanjutnya," ujarnya.

Yayat menambahkan, kegiatan tes urin tersebut kemungkinan besar ada kaitannya dengan fenomena saat ini, yakni maraknya oknum dari sejumlah kesatuan baik itu TNI maupun Polri yang terlibat dalam pengederan narkoba dan sejenisnya.

"Kan ramai soal oknum yang menyalahgunaan narkoba. Seperti daerah Kalibata, Jakarta sana. Yang saat ini sedang diproses di Denpom Jakarta," ungkapnya.

Saat ini BNN sedang melakukan proses penyelidikan diberbagai lembaga atau kesatuan yang ada di Cirebon dan tidak menutup kemungkinan adanya oknum yang bermain dalam pengederan barang haram tersebut.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.