Fajri Nikah Dalam Kepungan Banjir
Kota Cirebon (89,2 CR) - Meski dalam kondisi banjir, tidak bisa membatalkan sakralnya pernikahan. Seperi yang di alami oleh pasangan Fajri dan Yuni warga Desa Gebang Udik, Kecamatan Gebang, Kabupaten. Karena lokasi rumahnya berada dekat dengan sungai Ciberes sementara intensitas hujan besar mengakibatkan tenda dan lokasi hajat terkena banjir.
Praktis, banjir membuat para tamu undangan yang merupakan rekan dari pasangan berbahagia ini, tertahan dan tak bisa masuk lokasi hajat.
" Inikan musibah, engga ada yang tau, kalau dibatalkan engga mungkin karena undangan sudah dibagikan jadi engga papa di jalani aja mas " kata pengantin pagi tadi, rabu (23/3/2016).
Meski resepsi pernikahan berlangsung diantara genangan air dan lumpur banjir, namun kedua pasangan tetap bersyukur dapat melangsungkan janji suci dengan lancar. Pasangan yang melakukan ijab kabul pada pagi hari tadi ini, tak menyangka air akan datang dan menggenangi lokasi hajat mereka. Padahal sejumlah hiasan pernikahan rusak hingga terbawa arus air.
Seperti diketahui meluapnya sungai Ciberes mengakibatkan banjir yang merendam ratusan rumah di Desa Gebang Udik, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. Ketinggian rumah rata - rata hingga setengah meter. Warga berharap, pemerintah segera mengambil langkah untuk menangani banjir yang rutin datang setiap tahunnya ini









Tidak ada komentar
Posting Komentar