Lagi, Balita Terkena Difteri Di Kabupaten Cirebon
Kota Cirebon (89,2 CR) - penyebaran wabah difteri kini semakin luas, setelah wilayah timur Kabupaten Cirebon dan warga Kota Cirebon kini Difteri menyerang warga di wilayah barat Kabupaten Cirebon.
Bintang bin Mustofa (6 tahun) warga Blok Jamban, Desa Karangkendal, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon positif terkena Difteri. Kini pasien masih mendapatkan perawatan insentif oleh tim dokter di ruang isolasi khusus flu burung di RSUD Gunungjati Kota Cirebon.
"Pasien masuk pada Selasa pagi sekitar pukul 4 pagi. Kemudian setelah dipastikan positif difteri lewat uji klinis laboratorium, kini pasien dipindahkan ke ruangan khusus flu burung," terang Direktur RSUD Gunungjati, Heru Purwanto kepada wartawan, Selasa (15/3/2016).
Heru menambahkan, perawatan yang dilakukan langsung ditangani sesuai dengan prosedur penanganan penyakit difteri dengan
melibatan dokter spesialis. Menurutnya, hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap sampel apus tenggorokan, pasien asal Kabupaten Cirebon itu positif difteri. Sehingga yang bersangkutan langsung diisolasi di ruang khusus.
"Kebetulan di kami ada ruangan khusus untuk flu burung, tapi belum pernah dipakai. Sehingga kami manfaatkan ruangan tersebut agar penyebarannya bisa terdeteksi," tuturnya.
Berdasarkan data yang ada pada RSUD Gunungjati, sejak tren difteri menjangkit warga di Wilayah III Cirebon pihaknya telah menangani sebanyak sekitar 17 orang. Belasan pasien itu baik yang berhasil terselamatkan dan masih mendapatkan perawatan khusus pasca kepulangan hingga yang nyawanya tidak terselamatkan atau meninggal dunia.
"Pasien yang masuk ke kami kebanyakan dari Kabupaten Cirebon, bahkan pernah ada dari Kabupaten Majalengka. Mereka mayoritas, maaf, dari kalangan tidak mampu. Namun itu tidak menjadi kendala buat kami. Yang penting pasien bisa sembuh dan pengobatannya pun kami gratiskan jika memang benar tidak mampu," terang Heru.








Tidak ada komentar
Posting Komentar