Header Ads


BNN Kota Cirebon Menunggu Kabar Eksekutif Dan Legeslatif Tes Urin

Kota Cirebon (89,2CR) - Badan nasional narkotika (BNN) Kota Cirebon menunggu keberanian eksekutif dan legeslatif untuk melakukan tes urin. Demikian dikatakan kepala BNN kota Cirebon Yayat Sosiana dikantornya siang tadi, selasa (15/3/2016). 

Dijelaskannya, tes urin yang dilakukan BNN di instansi pemerintah baik, TNI, Polri dan sipil atas permintaan yang bersangkutan, meski BNN memiliki kewenangan untuk melakukan tes urin, namun atas dasar laporan warga dan penyidikan adanya indikasi penggunaan Narkoba didaerah tersebut. 

" Sebagian besar instansi menawarkan diri untuk tes urin, biasanya pimpinannya mengirimkan surat meminta tes urin, yang sudah dilakukan belum lama ini di Korem 063 Sunan Gunung Jati dan Denpom. Kalau kami sidak harus memiliki dasar yang kuat " terangnya. 

Ditambahkannya, hingga kini baru unsur TNI di  wilayah 3 Cirebon yang telah melakukan tes urin, sementara untuk kalangan PNS dan anggota legeslatif belum menawarkan untuk di tes urin. Hasil dari tes urin tersebut dipastikan negatif menggunakan narkoba. 

" Narkoba tidak pandang bulu, mau itu orang kaya atau orang miskin, mau itu pejabat atau rakyat banyak yang menggunakan narkoba, maka dari itu jauhi narkoba jika masa depan kita ingin terselamatkan " jelasnya. 

Sementara itu ketua DPRD Kota Cirebon Edi Suripno siap jika anggota dewan harus tes urin demi memastikan mereka tidak menggunakan narkoba. Dirinya berharap pelaksaan tes urin bisa di rahasiakan agar tidak ada anggota dewan yang menghindari saat tes urin tersebut. 

" Harus ada agar bersih institusi kami kapan dan hari apa, harus dirahasiakan biar tidak ada yang kabur " sebut Edi.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.