Pemkot Cirebon Maksimalkan Absensi Fingerprint
Kota Cirebon (89,2 CR) - Meski sudah diterapkan sejak tahun 2014 lalu, namun teknologi mesin absen sidik jari (Fingerprint) belum sepuhnya maksimal digunakan. Ditahun 2016 ini pemerintah Kota Cirebon akan mengoptimalkan Fingerprint sebagai alat bantu absensi bagi PNS diseluruh kota Cirebon.
Kepala BK - Diklat Kota Cirebon Anwar Sanusi mengatakan, hanya baru 85 persen PNS di kota Cirebon menggunakan Fingerprint sedangkan yang paling banyak belum menggunakan teknologi ini yaitu di SKPD pendidikan. Ada ratusan guru di kota Cirebon belum menggunakan Fingerprint sehingga ntuk sementara absensi masihmenggunakan cara manual.
" Di Kota Cirebon ada 18 SMP guru - gurunya belum pake Fingerprint dan SD ada 134 total ada 169 SKPD pendidikan. Sementara
mereka pake manual dan kepala sekolah melaporkan kepada BK Diklat " Kata Anwar setelah launcing Fingerprint di Balai Kota siang tadi, selasa (22/3/2016).
Fingerprint bermanfaat untuk mengetahui absensi PNS, dan menghindari kecurangan selain itu teknologi ini bisa dimonitor secara langsung dan bekerja secara on line sehingga bisa mengetahui kinerja PNS di setiap OPD tanpa harus ada laporan dari pimpinnya langsung.
" Semoga tahun ini bisa di maksimal teknologi karena untuk mensukseskan ASN selain itu tujuannya untuk bisa meng evaluasi PNS dalam kinerjanya " jelasnya.
Secara keseluruhan kinerja PNS kota Cirebon cukup baik, meski ada beberapa yang tidak menaati aturan atau terlambat dalam absensi.









Tidak ada komentar
Posting Komentar