Super Unik, Tradisi Nasi Tawuran dari Rembang
Apa yang terlintas di pikiran anda saat mendengar kata TAWURAN? Pasti identik dengan kekerasan, dan sangat menakutkan. Tapi berbeda dengan TAWURAN yang satu ini! Namanya Nasi Tawuran.
Nasi Tawuran merupakan sebuah tradisi turun temurun yang dilakukan di Desa Pelemsari, Rembang, Jawa Tengah. Tradisi ini dilakukan untuk mengungkapkan rasa syukur atas melimpahnya hasil panen.
Tradisi di lakukan setelah masa panen tiba. Ritual atau tradisi di awali dengan berdoa, setelah berdoa para pemuda-pemuda desa menaiki tangga yang sudah di susun banyak nasi. Terjadilah saling melempar sebungkus nasi yang sudah di bungkus rapi dengan kertas atau daun pisang.
Saling lempar hingga tertawa terbahak-bahak di lakukan di tanah lapang yang sudah di sediakan pihak desa. Yang terkena lemparan nasi juga tidak ada yang marah atau menyimpan dendam, semuanya di lakukan dengan suka cita.
Tradisi ini memang sudah menjadi tradisi wajib yang dilakukan di Rembang. Konon, pernah suatu ketika warga desa tidak melakukan tradisi ini, dan hasilnya panen tidak lagi melimpah justru bernasib naas, karena gagal panen.
Nasi-nasi yang tidak tertangkap, dan jatuh di jalanan akan diambil oleh para warga untuk pakan ternak. Acara tidak hanya sebatas "perang nasi" namun ada pertunjukan ketoprak yang membuat acara semakin semarak.
Nasi-nasi Tawuran juga di hidangkan dengan beberapa lauk, yang akan di sajikan dan dimakan bersama para petinggi desa dan pemain ketoprak sebagai rasa syukur dan persembahan untuk leluhur.
( Sumber : inddit.com )









Tidak ada komentar
Posting Komentar