Header Ads


Demo Warga Kanci Di Depan CEP, Berlangsung Tegang

Kab Cirebon (89,2 CR) - Aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan forum rempug warga kanci berdampak PLTU berlangsung tegang. Keinginan warga menggembok pintu kantor PT Cirebon Elektrik Power (CEP) dihadang puluhan anggota kepolisian yang telah berjaga digerbang sejak pagi hari. Aksi Unjuk rasa ini bahkan sempat membuat macet jalur pantura Cirebon - Brebes hingga 3 Kilometer. 

Pantauan reporter Cirebon Radio, puluhan warga dari Kanci Kulon, Waru Duwur, Astanamukti dan sekitarnya mendatangi kantor CEP di jalan raya Kanci Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Warga menutut agar PLTU milik CEP di tutup, karena warga menganggap keberadaanya tidak menguntungkan, 
namun lebih banyak merugikan.  

Junedi kordinator aksi mengatakan, janji PT CEP memberikan listrik gratis kepada warga Kanci dan sekitarnya tidak terbukti.  pembangunan PLTU tidak mampu menyerap tenaga kerja asal warga kanci Janji apalagi dana CSR yang di suarakan untuk kesejahteraan masyarakat nyatanya tidak sampai ke tangan masyarakat. 

" Kami masyarakat menagih janji kepada PT CEP pemilik PLTU, sebelum dibangun sampai sekarang telah beroprasi tidak ada janji yang ditepati, " teriaknya saat berorasi siang tadi, Senin (10/10/2016). 

Warga ingin PT CEP menempati janji kepada masyarakat Kanci dan sekitarnya seusai apa yang telah disampaikan sebelum pembangunan PLTU. Selain itu warga ingin proses ganti rugi di PLTU II segera diselesaikan dan sesuai dengan keinginan masyarakat. 

" Janji belum ditepati tapi kini sudah bangun PLTU yang baru. Harusnya selesaikan dulu urusan yang lain, bukannya menunmpuk janji, " ungkap kekesalannya saat berorasi. 

Sementara itu aksi unjuk rasa masyarakat sempat menutup jalan pantura. masyarakat membakar ban bekas di tengah jalan sehingga jalur pantura Cirebon - Brebes dan sebaliknya macet total hingga 4 kilo meter. Setelah aksi selesai jalur tersebut kembali lancar. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.