Header Ads


Ketua PGRI Kota Cirebon Dorong Walikota Wujudkan Tunjangan Guru Honorer

Kota Cirebon (89,2 CR) - Keinginan Forum Tenaga Honorer Sekolah Swasta (FTHSS) Kota Cirebon terkait hilangnya tunjangan akibat peralihan ke provinsi Jawa Barat diamini oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Keinginan tersebut merupakan bagian dari aspirasi guru - guru swasta yang ada di Jawa Barat agar tetap ada tunjangan dari provinsi dan daerah setempat. 

Ketua PGRI Kota Cirebon Abdul Haris telah mendorong keinginan tersebut kepada walikota Cirebon. Diharapkan apa yang di inginkan bisa terwujud meski menyampaikan aspirasi pada akhir tahun. 

" Kami sudah sampaikan agar tunjangan guru swasta SMA di kota Cirebon tetap ada, dan kami telah mengingatkan keinginan itu aspirasi guru swasta se jawa Barat, " katanya pagi tadi kepada CR, Selasa (29/11/2016). 

Haris mengingatkan kepada guru swasta bahwa kebijakan peralihan SMA ke Jawa Barat keingian pemerintah pusat bukan ke inginan pemerintah daerah sehingga upaya yang harus di tempuh bagaimana provinsi tetap memberikan tunjangan pada guru swasta dan pemerintah daerah tidak menghilangkan tunjangan yang sudah ada. 

Terkait hilangnya dana BOS SD dan SMP, menurut Haris pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada pemerintah kota Cirebon yang memiliki kebijakan namun dirinya berharap dana BOS pada tahun 2017 nilainya lebih besar dibandingkan tahun 2016.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.