Header Ads


Wakapolri Ke Pesantren Buntet, Pondok Pesantren Paham Kebhinekaan

Kota Cirebon (89,2 CR) - Wakil Kepala Kepolsian RI Komjen Syafrudin, meminta kepada para kyai dan santri agar terlibat menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal tersebut disampaikan Syafrudin saat berkunjung dan bertemu langsung dengan sejumlah kyai di Pondok Pesantren Buntet, Cirebon pagi tadi, Jum’at 25/11/ 2016.

Wakapolri tiba di Pesantren Buntet pada pukul 08.00 WIB rombongan langsung menuju komplek pemakaman Gajah Ngambung yang berada di komplek pesantren Buntet. Wakapolri didampingi penasehat Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet, KH. Anas Arsyad dan KH. Ali Maufur. Ia berziarah di makam KH. Abdul Jamil, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Buntet.

Setelah melakukan ziarah, rombongan langsung menuju kediaman KH.Anas Arsyad, untuk bertemu dengan para Kyai dari Pesantren Buntet dan sejumlah Kyai lainnya dari Cirebon.

Syafrudin mengatakan, bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang cukup istimewa dengan segala sumber daya yang dimiliki saat ini. Cukup banyak kesempuranaan yang diberikan oleh Allah. Selain memiliki komoditi yang banyak, sumber daya alam yang besar, Indonesia juga memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.

Ketika ditanya mengenai keterlibatan pondok pesantren terlibat dalam aksi demonstrasi di Jakarta beberapa hari nanti, Wakapolri menjawab, bahwa seluruh Pondok Pesantren yang ada di Karesidenan Cirebon sudah faham tentang makna dari Kebhinekaan.

“Semua kyai dan Pondok Pesantren di Karesidenan Cirebon, sudah faham apa itu Kebhinekaan, pentingnya keutuhan NKRI dan juga baik buruk dari permasalahan yang ada pada saat ini,” katanya.

Wakapolri mengatakan, tidak ada kaitannya kunjungan ini dengan aksi demonstrasi yang akan terjadi di Jakarta. Menurutnya, kunjungannya ke Pesantren Buntet sudah ia agendakan sebelum dirinya menjabat Wakapolri.

" Saya sudah sering kesini, dan ini tidak ada agenda terkait demo yang akan terjadi nanti di Jakarta," kata Wakapolri.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.