Yuni Shara "Selamanya Aku Milikmu"
Selain dikenal karena selalu menyanyikan lagu-lagu lawas, Yuni Shara juga kerap menyanyikan lagu Mandarin yang dirubah menjadi versi Indonesia. Ya, untuk urusan yang satu ini, Yuni memang cukup piawai.
Dan kali ini, Yuni kembali menunjukan kebolehannya dengan menyanyikan lagu mandarin yang dirubah menjadi versi Indonesia. Saat mendengar single terbaru Yuni yang berjudul Selamanya Aku Milikmu ini, banyak yang merasa tak asing dan mengatakan bila melodinya mirip dengan sebuah lagu Mandarin yang berjudul Tong Hua atau dalam bahasa Inggris ditulis Fairy Tale.
Namun, tak berarti Selamanya Aku Milikmu adalah hasil menjiplak. Yuni menjelaskan bila lagu Selamanya Aku Milikmu merupakan versi Indonesia dari lagu Tong Hua.
”Saya hanya menerima lagu, kemudian menghapalkan lirik, saya dengerin musiknya, dan kemudian saya nyanyikan. Hanya butuh waktu satu minggu. Dikerjakan sangat cepat, bikin musiknya cepat, rekamannya juga cepat,” ucap Yuni.
Selamanya Aku Milikmu menceritakan mengenai drama percintaan ala negeri dongeng. Lagu ini bertempo lambat dan sangat cocok dengan karakter vokal Yuni.
”Itu ceritanya tentang percintaan seperti sebuah dongeng. Orang berpikir kalau orang bercinta seperti raja dan ratu. Lagu ini memang cocok untuk backsound sinetron Saur Sepuh,” kata Yuni.
Lagu ini memang terpilih menjadi soundtrack untuk sinetron kolosal produksi Saur Sepuh the Series. Telah lama Yuni tak lagi membawakan lagu di serial televisi. Terakhir, 23 tahun yang lalu saat ia membawakan OST Return of the Condor Heroes.
”Ini 23 tahun lalu saya nyanyi untuk film (Kembalinya) Pendekar Rajawali, serial film televisi juga. Dan sekarang di usia saya yang sudah tidak muda lagi, ternyata saya balik lagi nyanyi,” ucap Yuni.
Ketika mendapat tawaran untuk menyanyikan lagu ini, Yuni langsung menyetujuinya. Yuni merasa jika lagu ini memang sesuai dengan karakter vokalnya.
”Saya di-request langsung. Mungkin karena saya kebiasaan bawain lagu saduran dari film mandarin dan lagu-lagu lama. Mungkin karena itu yang sudah jadi stigma dari masyarakat, makanya (lagu Selamanya Aku Milikmu) ditawarkan ke saya,” kata wanita kelahiran Malang, 3 Juni 1972 tersebut.
Prosesnya memang berlangsung cukup singkat. Bahkan hampir tak ada kendala yang berarti.
”Saya ditawarin, besoknya dikasih liriknya, besoknya rekaman selama satu hari. Prosesnya nggak sampai seminggu. Langsung pembuatan videoklip di Bogor, di lokasi syuting sinetronnya," papar Yuni.
Video klip untuk single ini memang telah rampung dibuat. Yuni dipaksa beradegan sesuai dengan adegan yang ada di sinteron tersebut.
"Sudah umur 45 tahun, diangkat (badannya) pakai sling. Nggak pakai latihan dulu, disitu diajarin langsung diambil gambarnya. Lumayan bonyok juga," kata Yuni sambil tertawa. (@wahyubasser / @kasmuri892)









Tidak ada komentar
Posting Komentar