Header Ads


Hadapi Pilkada Polres Cirebon Kota Awasi Black Campaign Di Media Sosial

Kota Cirebon (89,2 CR) - Jelang masa pendaftaran dan masa kampanye pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Polres Cirebon Kota menyiapkan tim cyber guna patroli di sosial media dan mengawasi postingan yang berbau isu sara. Pasalnya bedasarkan pengalaman, isu sara sengaja disebarluaskan untuk menjatuhkan lawan politiknya. Hal ini bisa menyebabkan keutuhan NKRI terganggu pun perdamaian bangsa Indonesia. 

Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid mengatakan, ancaman terbesar menjelang Pilkada yakni black campaign di media sosial, lawan politik sengaja menyebarkan isu berbau sara untuk menggiring opini dan mempengaruhi masyarakat dalam memilih. Terbukti di DKI Jakarta banyak bertebaran informasi tentang sara, terutama muslim dan non muslim. 

" Selain black campaign di dunia nyata yang kami awasi, kami juga mengawasi black campaign di dunia maya. Pengalaman di DKI Jakarta jangan sampai terulang di Jawa Barat, apalagi Jawa Barat akan menjadi pedoman Pemilu di daerah lainnya, " kata Vivid usai gelar pasukan, Jum'at (5/1/17).

Masih kata Adi Vivid, mengantisipasi maraknya isu hoax di media sosial, pihak Kepolisian akan membentuk tim cyber yang terdiri dari 50 anggota. Mereka akan bertugas patroli cyber dan melacak keberadaan para penyebar hoax. Anggota polisi yang diambil merupakan yang ahli dalam bidang IT dan menguasai teknologi informasi.

" Kami sudah siapkan tim khusus yang ahli dalam IT dan informasi. Tim ini akan berpatroli mengawasi postingan - postingan di sosial media, yang berbau sara akan kami cari dan kami tangkap, " tambahnya. 

Adi Vivid menghimbau kepada partai politik berkampanye cerdas dan lebih mengedepankan program serta visi dan misi. Dirinya berharap pelaksanaan pilkada di kota Cirebon berjalan aman dan kondusif.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.