Header Ads


Tidak Kondusif, Koalisi Umat Diprediksi Bubar

Kota Cirebon (89,2 CR) - Koalisi Umat yang terdiri dari PKS, PAN, dan Gerindra yang berniat melawan petahana, diprediksi bakal bubar. Pasalnya, Ketua DPD PAN Kota Cirebon, Dani 
Mardani sudah memutuskan mengambil sikap keluar dari Koalisi Umat. Hal ini juga diamini sekretaris DPD PAN Kota Cirebon, H. Sumardi.

Menurutnya penyebab PAN keluar dari Koalisi Umat karena sampai jelang waktu pendaftaran belum ada kesepakatan mengusung bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, apalagi di dalam Koalisi Umat sangat terlihat setiap ketua lebih mementingkan individu dan ego.

" Saya sepakat dengan Mas Dani untuk keluar dari Koalisi Umat. Saya menduga ada oknum internal dari Koalisi Umat yang sengaja membuat gaduh dan pecah hanya untuk memuluskan salah satu bakal calon menjadi calon," Ujar Sumardi di gedung dewan, Kamis (4/1/18). 

Sumardi menjelaskan, saat rapat Hari Rabu kemarin malam, sudah sepakat antara PAN, PKS, dan Gerindra mengusung Siswandi sebagai bakal calon Wali Kota dari Koalisi Umat. Selanjutnya tinggal menentukan siapa yang mendampingi Siswandi. Namun di tengah jalan ketua DPC Gerindra tidak setuju dengan keputusan tersebut.

" Rapat kemarin sudah sepakat Siswandi, namun sangat disayangkan, yang katanya pak Eman tidak bisa datang karena ada keperluan keluarga, malahan Pak Eman sedang bersama Ketua Gerindra Jawa Barat, jadi hasilnya kan begini tidak kondusif, " tambahnya.

Masih kata Sumardi, Jika Partai Gerindra tidak setuju atas kesepakatan mengusun Siswandi, bisa dibicarakan bersama antara ketua partai. Dirinya menegaskan nama Ali Rahman yang diusung Gerindra tidak disepakati oleh semua ketua partai, hingga akhirnya mengusung nama Siswandi. 

" Dari internal dipasang-pasangkan gak ada yang mau, jadi disepakati mengusung Siswandi secara personal dan bukan dengan Golkarnya," Jelasnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.