Cirebon Power Tanami Mangrove Di Pesisir Pantai
Kab Cirebon (89,2 CR) - Cirebon Power dengan Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (Formas PL) melakukan rekondisi pesisir pantai Cirebon, dengan melakukan penanaman ribuan mangrove di pesisir pantai. Kegiatan ini merupakan, kegiatan regular lanjutan yang sudah pernah dilakukan oleh Cirebon Power sebelumnya.
Head Of CSR Cirebon Power, Hafid Saptandito mengatakan, pihaknya sudah melakukan pelestarian lingkungan disekitar wilayah pesisir pantai Cirebon sejak tahun 2011 lalu. Hingga tahun 2017, sudah 70 ribu batang mangrove yang ditanam di pesisir Cirebon. Kegiatan tersebut ujar Hafidz, untuk menjaga lingkungan pesisir pantai Cirebon dari tingginya angka abrasi pantai yang terjadi.
“Ini kegiatan lanjutan, tahun-tahun sebelumnya juga sudah kita lakukan. Ini bentuk komitmen kami untuk turut berperan menyelamatkan pesisir Cirebon yang kian terancam abrasi” kata Hafidz. Selasa (13/3/18).
Untuk bisa lebih aktif menjaga dan melestarikan lingkungan, Cirebon Power menggandeng Formas PL untuk bisa menghasilkan bibit-bibit pohon, yang nantinya akan disebar dan ditanam di sejumlah Wilayah di Cirebon. Hafidz menjelaskan, selain mangrove, Formas PL juga mengembangkan bibit-bibit pohon lainnya, yang bisa ditanam untuk menjaga lingkungan.
“Bukan cuma menanam, kami juga mengembangkan Rumah Bibit, yang menyipakan riabuan bibit mangrove, pohon peneduh dan buah-buahan yang bisa disalurkan ke desa-desa yang membutuhkan, melalui Formas PL” kata Hafidz.
Warsita, salah satu anggota Pokmaswas Bintang Samudra menuturkan, pihaknya mengaku sangat terbantu dengan kepedulian Cirebon Power terhadap lingkungan sekitar. Karena menurutnya, dengan adanya penananaman mangrove ini, maka bisa membantu masyarakat dalam mencegah terjadinya abrasi pantai yang cukup cepat terjadi di pesisir pantai Cirebon.
Dalam kesempatan tersebut, Warsita juga meminta masyarakat untuk ikut peduli terhadap lingkungan sekitar, salah satunya yaitu dengan menjaga kelestarian mangrove yang ditanam oleh Cirebon Power dan masyarakat. Menurut Warsita, kesinambungan kehidupan masyarakat pesisir sangat tergantung pada kelestarian ekosistem bakau.
“Kami meminta kepada masyarakat, untuk ikut menjaga mangrove yang kita tanam, terutama agar tetap bisa hidup. Karena ini juga demi kebaikan bersama, untuk menjaga dari abrasi pantai,” ujar Warsita.









Tidak ada komentar
Posting Komentar