Header Ads


Satgas Waspada Investasi Masih Menunggu Polda Jabar Terkait Global Insani

Kota Cirebon (89,2 CR) - Kasus BMT Global Insani yang diduga telah merugikan ratusan nasabah investasi ibadah haji dan umroh tengah ditangani Polda Jawa Barat. Sampai dengan saat ini Polda Jawa Barat masih terus melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi telah dipanggil termasuk OJK Cirebon dan Dinas Koperasi Kabupaten Cirebon.

Kepala OJK Cirebon, Muhammad Lutfi mengaku, pada pekan lalu OJK Cirebon dan Dinas Koperasi Kabupaten Cirebon telah dipanggil guna dimintai keterangan keberadaan GMT Global Insani dan pola investasi yang menyebabkan kerugian ratusan nasabah tersebut.

"Pada tanggal 13 April lalu kami sudah dipanggil ke Polda Jawa Barat. Semoga kasus ini bisa diselesaikan dengan cepat oleh penyidik Polda Jabar. Sehingga nasib nasabah haji dan umroh bisa jelas," kata Lutfi saat konferensi pers di kantor OJK Cirebon, Selasa (17/4/18).

Sementara itu, Ketua Satuan Petugas (Satgas) Waspada Investasi OJK Pusat, Tongam L Tobing membenarkan, kasus Global Insani yang diduga penipuan kepada masyarakat sedang ditangani Polda Jabar. Satgas waspada investasi diminta mengirimkan saksi ahli oleh Polda Jabar terkait investasi tersebut. 

"Kami satgas waspada investasi sudah diminta mengirim saksi ahli ke Polda, mereka ingin mengetahui pola penipuan yang diduga dilakukan BMT Global Insani, " tambahnya.

Masih kata Tongam, GMT Global Insani bertanggung jawab penuh dengan para nasabah, aset yang menggunakan uang nasabah harus segera dikembalikan. terkait pihak Global Insani yang mengklaim pailit atau bangkrut, semua harta milik Global Insani harus dikelola kurator di pengadilan dalam mengelola aset.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.