Kondisi Keraton Kasepuhan semakin baik
KOTA CIREBON (89,2 CR) Dua tahun lamanya Sultan Sepuh ke XIV PRA Arief Natadiningrat baru berhasil menangani persoalan sampah dan ketertiban lingkungan keraton . Kasepuhan Cirebon kini kelihatan relatif bersih meskipun belum rapi sepenuhnya.
Sultan Sepuh ke XIV PRA Arief Natadiningrat mengatakan bahwa kondisinya kini sudah jauh lebih baik,rief yakin bahwa kebersihan dan ketertiban lingkungan akan membuat tamu betah di dalam keraton.
Karena itu, setelah PR besar itu teratasi, Arief berani "membuka diri", mempromosikan keratonnya kepada wisatawan.
Hasilnya tidak sia-sia. Saat ini jumlah pengunjung Kasepuhan Cirebon rata-rata 400 orang per hari. Mayoritas turis domestik. Sebelumnya, jumlah pengunjung keraton itu masih di bawah 100 orang per hari.
Di awal tahun ini, tepatnya 6 Januari kemaren , Keraton Cirebon mendapat banyak tamu asing. Kapal MV Minerva yang bersandar di Pelabuhan Cirebon yang berjarak sekitar 1 km dari kasepuhan. Kapal itu membawa 200 turis mancanegara.
untuk memasuki keraton tentu saja setiap wisatawan yang masuk ke keraton dikenai biaya. Untuk para pelajar, tiket masuk seharga Rp 2.000. Turis domestik dipatok tarif Rp 5.000. Sedangkan tiket untuk turis asing Rp 10.000 per orang. Uang dari tiket itu semata-mata digunakan untuk biaya perawatan aset negara tersebut.
"Tarif ini paling murah se-Indonesia. Coba bandingkan dengan lokasi wisata cagar budaya lainnya," jelas dia.(Jums-CR)
Sultan Sepuh ke XIV PRA Arief Natadiningrat mengatakan bahwa kondisinya kini sudah jauh lebih baik,rief yakin bahwa kebersihan dan ketertiban lingkungan akan membuat tamu betah di dalam keraton.
Karena itu, setelah PR besar itu teratasi, Arief berani "membuka diri", mempromosikan keratonnya kepada wisatawan.
Hasilnya tidak sia-sia. Saat ini jumlah pengunjung Kasepuhan Cirebon rata-rata 400 orang per hari. Mayoritas turis domestik. Sebelumnya, jumlah pengunjung keraton itu masih di bawah 100 orang per hari.
Di awal tahun ini, tepatnya 6 Januari kemaren , Keraton Cirebon mendapat banyak tamu asing. Kapal MV Minerva yang bersandar di Pelabuhan Cirebon yang berjarak sekitar 1 km dari kasepuhan. Kapal itu membawa 200 turis mancanegara.
untuk memasuki keraton tentu saja setiap wisatawan yang masuk ke keraton dikenai biaya. Untuk para pelajar, tiket masuk seharga Rp 2.000. Turis domestik dipatok tarif Rp 5.000. Sedangkan tiket untuk turis asing Rp 10.000 per orang. Uang dari tiket itu semata-mata digunakan untuk biaya perawatan aset negara tersebut.
"Tarif ini paling murah se-Indonesia. Coba bandingkan dengan lokasi wisata cagar budaya lainnya," jelas dia.(Jums-CR)









Tidak ada komentar
Posting Komentar